Ikuti Kami
Rabu, 23 September 2026 Versi Web
Konten Redaksi

Setelah 16 Hari, Identitas Surakman Korban KM Arupadhatu 1 Akhirnya Terungkap

Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Basarnas Banten masih berkoordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Lampung untuk memantau wilayah pesisir serta melibatkan nelayan setempat.

“Hingga saat ini, kami terus berkoordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Lampung untuk memantau wilayah pesisir serta melibatkan para nelayan sekitar. Meski hasilnya sementara masih nihil, termasuk pemantauan di wilayah perairan Lebak, upaya koordinasi ini tidak dihentikan,” kata Al Amrad.

KM Arupadhatu 1 sebelumnya bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, dengan membawa lima jurnalis dan tiga kru kapal.

Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sejak 7 September 2026 ketika membawa rombongan untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Teridentifikasinya Surakman menjadi titik terang bagi keluarganya di tengah proses pencarian tujuh korban lainnya yang hingga kini masih terus dipantau oleh tim terkait.

Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB
Artikel Selanjutnya

Angkat Batik Tapak Kebo, Tim Senam Banten Promosikan Wastra Lokal di Ajang Nasional

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Wagub Banten Minta BPKP Kawal APBD dari Hulu hingga Hilir

Senin, 21 September 2026 | 18:19 WIB

Banten Naik Dua Peringkat, Sabet Posisi 7 MTQ Nasional XXXI

Minggu, 20 September 2026 | 15:15 WIB

Pagi-Pagi, Lapas Serang Bagi Sarapan Gratis!

Sabtu, 19 September 2026 | 17:26 WIB
↑ Kembali ke atas
Setelah 16 Hari, Identitas Surakman Korban KM Arupadhatu 1 Akhirnya Terungkap

Bagikan artikel ini melalui