Hengki mengapresiasi PT Gyokai Indonesia Kompeten dan perusahaan lainnya yang telah menunjukkan komitmen mendukung Program Poliran.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak perusahaan sehingga peluang kerja bagi generasi muda Banten semakin terbuka.
“Saya berharap penandatanganan kerja sama ini tidak terhenti pada dokumen yang kita tanda tangani. Yang terpenting adalah apa yang kita lakukan setelahnya,” tegasnya.
Hengki mengatakan, ukuran keberhasilan kerja sama tersebut nantinya dapat dilihat dari dampak yang dirasakan masyarakat, terutama jumlah peserta yang berhasil memperoleh pekerjaan atau mampu mengembangkan usaha.
“Berapa banyak anak muda yang dapat kita siapkan, berapa banyak kesempatan kerja yang dapat kita buka, dan berapa banyak keluarga yang kehidupannya dapat kita bantu menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia berharap sinergi Polda Banten dengan dunia usaha terus berkembang sehingga Program Poliran tidak hanya menjadi program pelatihan, tetapi juga menjadi jembatan bagi generasi muda menuju dunia kerja.
“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata dalam mengurangi tingkat pengangguran, sekaligus melahirkan sumber daya manusia Banten yang unggul, produktif, berkarakter dan berdaya saing,” pungkas Hengki.