Ikuti Kami
Rabu, 16 September 2026 Versi Web
Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan

ASTS Gasal MIS Ar-Raudhotun Nur Jadi Momentum Evaluasi Pembelajaran di Pertengahan Semester

Kontributor: KABAR AR-RAUDHOTUN NUR
Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Garut, 14 September 2026 - MIS Ar-Raudhotun Nur melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran di pertengahan semester. Pelaksanaan asesmen diikuti oleh peserta didik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan madrasah.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu momentum penting bagi guru untuk melihat perkembangan pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan selama proses pembelajaran sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pembelajaran selanjutnya.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Insan Faisal Ibrahim, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa pelaksanaan ASTS memiliki peran penting dalam mengukur sejauh mana peserta didik mampu memahami materi pembelajaran yang telah disampaikan oleh guru.

 

Menurutnya, hasil asesmen tidak semata-mata dilihat dari capaian nilai, tetapi juga menjadi gambaran bagi guru mengenai efektivitas pembelajaran yang telah berlangsung. “ASTS ini menjadi salah satu cara bagi guru untuk melihat sejauh mana siswa memahami materi yang sudah disampaikan. Dari hasil asesmen ini, guru dapat mengetahui bagian mana yang sudah dikuasai siswa dan bagian mana yang masih perlu diperkuat dalam pembelajaran berikutnya ,” ujar Insan.

Selain menjadi instrumen evaluasi pembelajaran, pelaksanaan ASTS juga diharapkan mampu membangun kebiasaan belajar yang lebih teratur pada diri peserta didik. Insan menilai bahwa persiapan menghadapi asesmen dapat menjadi momentum bagi siswa untuk mulai belajar mengatur waktu antara bermain, belajar, dan beristirahat.

 

Kami ingin anak-anak memahami bahwa bermain tetap boleh, tetapi harus bisa membagi waktu. Ketika ada kewajiban belajar, maka belajar harus menjadi bagian dari tanggung jawab mereka sebagai seorang siswa, ” jelasnya.

 

Lebih dari sekadar mengukur kemampuan akademik, Insan menegaskan bahwa ASTS juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar mengenai nilai kejujuran dan tanggung jawab. Setiap peserta didik diharapkan mampu mengerjakan asesmen berdasarkan kemampuan sendiri tanpa bergantung kepada jawaban orang lain.

 

Yang tidak kalah penting dari ASTS adalah proses pembentukan karakter. Anak-anak sedang belajar untuk jujur terhadap dirinya sendiri dan bertanggung jawab atas hasil yang diperoleh. Nilai yang baik tentu kita harapkan, tetapi kejujuran dalam proses jauh lebih penting, ” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala MIS Ar-Raudhotun Nur, Mutiara Selandiana Effendi, S.Pd., Gr., turut meninjau secara langsung pelaksanaan ASTS untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif.

 

Peninjauan tersebut menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap proses asesmen yang sedang berlangsung sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik agar mengerjakan setiap soal dengan sungguh-sungguh. Mutiara menyampaikan bahwa asesmen harus dipandang sebagai bagian dari proses belajar, bukan sesuatu yang perlu ditakuti oleh siswa.

 

Kami berharap anak-anak mengikuti ASTS dengan tenang, percaya diri, dan mengerjakan setiap soal sesuai dengan kemampuan masing-masing. Jadikan asesmen ini sebagai pengalaman untuk mengetahui sejauh mana proses belajar yang sudah dilalui ,” ungkapnya.

 

Mutiara juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, terutama guru dan orang tua, dalam mendampingi siswa selama pelaksanaan asesmen. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh hasil ujian, tetapi juga oleh proses pembentukan karakter yang berlangsung secara berkelanjutan di madrasah maupun di rumah.

 

Kami ingin ASTS ini tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga memberikan pengalaman kepada anak-anak tentang disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Ketiga nilai tersebut harus terus dibangun melalui berbagai aktivitas pendidikan, ” tuturnya.

 

Pelaksanaan ASTS Gasal di MIS Ar-Raudhotun Nur pada akhirnya menjadi bagian dari proses refleksi bersama antara guru, siswa, dan madrasah. Hasil asesmen nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam mengevaluasi proses pembelajaran serta merancang tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

 

Dengan demikian, ASTS tidak berhenti pada pencapaian nilai semata, tetapi menjadi bagian dari perjalanan pendidikan untuk membantu siswa berkembang secara akademik sekaligus memiliki karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Kontributor: KABAR AR-RAUDHOTUN NUR
Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB
Tentang Kiriman Ini

Artikel ini merupakan karya pengguna yang dikirim melalui platform Distrik Banten News dan telah melalui proses moderasi. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.

Artikel Selanjutnya

Yayasan Ar-Raudhotun Nur Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan dan Perlindungan

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Duta Bahasa Banten Lawan Kekerasan Verbal di Sekolah

Selasa, 8 September 2026 | 08:07 WIB
↑ Kembali ke atas
ASTS Gasal MIS Ar-Raudhotun Nur Jadi Momentum Evaluasi Pembelajaran di Pertengahan Semester

Bagikan artikel ini melalui