Sinergi antara orang tua, guru, sekolah, dan masyarakat diperlukan agar anak tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang kuat serta mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Pendidikan karakter itu juga penting. Salah satu penunjang ketahanan bangsa adalah anak-anak yang kuat secara mental,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tangerang, Kukuh Wahyudi, mengatakan penerapan konsep sekolah sehat, aman, nyaman, berkarakter, dan berprestasi telah menjadi bagian dari program sekolah yang dijalankan sejak dirinya dipercaya memimpin sekolah tersebut pada 2017.
Menurut Kukuh, pihaknya berkomitmen menjadikan sekolah sebagai tempat yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
“Memang kami ingin menjadikan sekolah kita menjadi sekolah yang aman, nyaman buat anak didik kita,” ujarnya.
Ia mengatakan lingkungan sekolah memiliki peran besar dalam membentuk pengalaman belajar peserta didik. Karena itu, sekolah harus mampu menciptakan suasana yang membuat siswa merasa betah dan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua.
Dengan lingkungan yang kondusif, kata Kukuh, peserta didik diharapkan dapat lebih mudah mengembangkan potensi, kreativitas, karakter, dan prestasinya.
Ia menambahkan, upaya mewujudkan sekolah sehat, aman, nyaman, berkarakter, dan berprestasi bukanlah tanggung jawab satu pihak. Seluruh warga sekolah harus terlibat, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, hingga berbagai pihak terkait.