Sabtu, 10 Oktober 2026

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

BAGIKAN:
Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027
0
Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Sementara itu, Kota Bandung juga memiliki perjalanan sejarah yang kuat dan sejumlah peristiwa penting yang membentuk identitas kota hingga saat ini.

Farhan menyebut setidaknya terdapat dua momentum besar yang menjadi bagian penting dari sejarah Kota Bandung. Pertama, pembangunan Jalan Raya Pos pada awal abad ke-19. Kedua, penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika pada 1955 yang membawa Bandung ke panggung internasional sebagai salah satu pusat diplomasi dunia.

“Kalau Kota Bandung, jejak sejarah terkuatnya itu ada di dua momen, yaitu momen ketika dibangunnya Jalan Pos tahun 1801 dan momen saat kita mulai menjadi pusat diplomasi internasional tahun 1955,” tutur Farhan.

Menurutnya, kedua momentum tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Bandung sebagai kota pusaka. Sejarah pembangunan Jalan Raya Pos menjadi bagian dari perjalanan perkembangan Kota Bandung, sedangkan Konferensi Asia Afrika menjadi tonggak yang memperkuat citra Bandung dalam sejarah diplomasi internasional.

Kekayaan sejarah tersebut, lanjut Farhan, nantinya dapat dikemas melalui berbagai program menarik dalam pelaksanaan Forum Kota Pusaka Indonesia 2027. Dengan demikian, forum tidak hanya menjadi agenda pertemuan antardaerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sejarah dan identitas Kota Bandung kepada para peserta.

Pemkot Bandung juga akan memanfaatkan forum tersebut untuk memperkenalkan berbagai potensi pusaka kota, baik berupa bangunan bersejarah, kawasan heritage, maupun cerita dan peristiwa yang memiliki nilai sejarah.

Farhan menyebut terdapat sekitar 27 kabupaten dan kota yang tercatat dalam jaringan Kota Pusaka Indonesia. Namun, jumlah tersebut masih akan dipastikan kembali oleh pihak terkait.

Keberadaan jaringan tersebut dinilai penting karena setiap daerah memiliki karakter pusaka yang berbeda. Pertukaran pengalaman antarwilayah diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus mendorong pemanfaatan kawasan bersejarah agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton
Artikel Selanjutnya

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Diterbitkan: 24 Agustus 2026, 18:31 WIB · Diperbarui: 24 Agustus 2026, 18:31 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Warisan Keteladanan KH. A. Wajihaddien, Hidayatul Faizien Konsisten Gelar Upacara HUT RI

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

4.000 Penari Guncang Padarincang, Festival Gabrugan Didorong Masuk KEN

Konten Redaksi Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Lapas Bandanaira Gelar Aksi Bersih Kemerdekaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Jaro dalam Struktur Adat Baduy

Konten Redaksi Selasa, 4 Agustus 2026 | 00:10 WIB

MEMAKNAI SEBA DALAM PERSPEKTIF ADAT BADUY

Konten Redaksi Jumat, 31 Juli 2026 | 11:23 WIB

TRADISI KAWALU SUKU BADUY

Konten Redaksi Senin, 27 Juli 2026 | 00:41 WIB