Minggu, 4 Oktober 2026

Masyarakat Minahasa Gelar Tarian Simbol Persaudaraan Lintas Agama ke Gubernur Banten Andra Soni

BAGIKAN:
Masyarakat Minahasa Gelar Tarian Simbol Persaudaraan Lintas...
0
Masyarakat Minahasa Gelar Tarian Simbol Persaudaraan Lintas Agama ke Gubernur Banten Andra Soni

SERANG - Tarian Kabasaran dari masyarakat Minahasa menjadi bagian dari rangkaian acara Harmony Speech Festival Berbasis Dalil Kitab Suci Lintas Agama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang di Lapangan Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (19/8/2026). Tarian tradisional tersebut dipersembahkan saat menyambut Gubernur Banten Andra Soni.

Gubernur Andra juga menerima Golok Banten sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan masyarakat Kawanua dengan masyarakat Banten. Golok diserahkan Kerukunan Kawanua Banten kepada Ketua FKUB Kota Serang Matin Sarkowi, kemudian diteruskan kepada Andra Soni. Gubernur juga menerima piagam penghargaan lintas agama.

Anggota Kerukunan Kawanua Banten, Bili Lomboan mengatakan, tarian tradisional tersebut merupakan penghormatan kepada Andra Soni sekaligus ungkapan terima kasih masyarakat Kawanua yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banten.

“Kami persembahkan Golok Banten dan Tarian Kabasaran sebagai pengantar dari Minahasa. Kami yang berdomisili di Banten tentu menghargai tanah Banten,” kata Bili.

Ia menjelaskan, Tarian Kabasaran merupakan tarian perang tradisional masyarakat Minahasa yang dahulu digunakan dalam tradisi peperangan. Kini, tarian tersebut telah berkembang menjadi tarian penyambutan bagi tokoh yang dihormati.

Bili mengatakan, masyarakat Kawanua telah cukup lama menetap di Banten. Sebagian diantaranya bahkan telah tinggal di Banten selama 10 hingga 30 tahun.

Sementara itu, Harmony Speech Festival diikuti 158 peserta lintas agama. Para peserta berkompetisi dalam lomba pidato dengan tema, Penguatan Sikap Nasionalisme dan Patriotisme dalam Mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Andra Soni mengapresiasi FKUB Kota Serang yang menggagas kegiatan tersebut sebagai ruang pendidikan, dialog dan interaksi lintas agama.

Nyimas Banten II Digelar, Wagub Dimyati Dorong Lahirnya Pendekar Muda Berkarakter
Artikel Selanjutnya

Nyimas Banten II Digelar, Wagub Dimyati Dorong Lahirnya Pendekar Muda Berkarakter

Diterbitkan: 19 Agustus 2026, 19:48 WIB · Diperbarui: 19 Agustus 2026, 19:49 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

Edukasi Dan Promosi Desa Wisata Candirejo Melalui Sejarah Banyu Asin Dan Strategi Inovasi Pariwisata Kreatif

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 21 September 2026 | 04:11 WIB

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Batang Unjuk Karya di Festival Literasi

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Konten Redaksi Senin, 24 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Saatnya Peduli, Kalapas Bandanaira Ajak Donasi untuk Warga NTT Terdampak Bencana

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:32 WIB