Bayah Punya Jembatan Baru! Andra Soni dan Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan salah satu bentuk kecintaan TNI dan Polri kepada masyarakat sekaligus wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaporkan perkembangan pembangunan jembatan yang dilaksanakan oleh TNI. Salah satu jembatan terpanjang berada di Aceh Tamiang dengan panjang mencapai 240 meter.
Sementara itu, pembangunan jembatan yang dinilai paling menantang berada di Ogan Komering Ilir. Proses pembangunannya membutuhkan waktu sekitar enam bulan karena kondisi medan mengharuskan penggunaan ponton serta patok-patok penguat tanah.
Untuk jajaran Polri, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polri ditargetkan mencapai 895 unit.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 875 jembatan telah selesai dibangun. Sebanyak 17 jembatan lainnya masih dalam proses pembangunan, sementara empat jembatan berada pada tahap perencanaan.
Khusus di wilayah hukum Polda Banten, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi mencapai 145 unit. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibandingkan wilayah Polda lainnya di Indonesia.
Keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah menjadi salah satu contoh bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Jembatan tersebut juga menjadi akses penting bagi para pelajar dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.
Sebelum peresmian, Gubernur Banten Andra Soni bersama Forkopimda Provinsi Banten turut mendampingi Kapolri meninjau sejumlah kegiatan pelayanan masyarakat yang digelar di sekitar lokasi.