SERANG – Gubernur Banten Andra Soni memimpin Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penguatan Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 Provinsi Banten bersama Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (4/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BPS dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Banten.
Rakorda dihadiri jajaran pimpinan BPS RI, Kepala BPS Provinsi Banten, kepala BPS kabupaten/kota, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pendataan ekonomi yang menjadi dasar perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan agenda strategis nasional yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sensus akan menghasilkan data yang komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah sehingga mampu menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif.
"Sensus Ekonomi merupakan upaya bersama untuk menghadirkan gambaran yang utuh mengenai kondisi perekonomian, perkembangan dunia usaha, potensi sektor-sektor ekonomi, serta berbagai perubahan yang terjadi dalam aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Andra Soni.
Ia menjelaskan, perkembangan ekonomi yang begitu dinamis menuntut pemerintah memiliki data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data tersebut, pemerintah dapat melihat secara jelas potensi dan tantangan yang dihadapi setiap sektor ekonomi sehingga kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Andra Soni, hasil Sensus Ekonomi nantinya akan menjadi dasar penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan produktivitas sektor usaha, memperluas kesempatan kerja, hingga mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang saat ini terus berkembang di Provinsi Banten.
"Data yang lengkap dan akurat akan menjadi landasan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Mulai dari mendorong investasi, memperkuat UMKM, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja, mengembangkan ekonomi kreatif, hingga mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah," katanya.
Ia juga menekankan bahwa Rakorda ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan secara optimal di seluruh wilayah Provinsi Banten. Menurutnya, koordinasi yang kuat akan mempermudah setiap tahapan pendataan sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai.