Jumat, 2 Oktober 2026

Motor Listrik untuk SPPG: Antara Niat Baik, Realitas Anggaran, dan Luka Lama di Dunia Pendidikan

BAGIKAN:
Motor Listrik untuk SPPG: Antara Niat Baik, Realitas Anggara...
0
Motor Listrik untuk SPPG: Antara Niat Baik, Realitas Anggaran, dan Luka Lama di Dunia Pendidikan

Dalam konteks ini, pengadaan motor listrik dalam jumlah besar dengan mudah dipersepsikan sebagai bentuk pemborosan, atau setidaknya sebagai kebijakan yang tidak peka terhadap kondisi riil masyarakat.

Padahal, jika dilihat dari sudut pandang operasional, kebutuhan akan kendaraan bagi petugas lapangan bukanlah sesuatu yang berlebihan.

Program MBG sendiri memiliki cakupan luas, melibatkan distribusi layanan ke berbagai wilayah dengan kompleksitas geografis yang tidak sederhana.

Mobilitas menjadi kunci, dan tanpa dukungan sarana yang memadai, efektivitas program bisa terhambat.

Namun persoalannya bukan semata pada kebutuhan tersebut, melainkan pada bagaimana kebijakan itu ditempatkan dalam skala prioritas yang lebih luas.

Di sinilah kritik publik menemukan pijakannya. Ketika rencana pengadaan motor listrik muncul, ingatan kolektif masyarakat langsung tertuju pada sektor lain yang hingga kini belum terselesaikan, terutama pendidikan.

Isu kesejahteraan guru, khususnya tenaga honorer, masih menjadi persoalan yang berlarut-larut. Fasilitas pendidikan di berbagai daerah belum merata.

Beban administratif tenaga pendidik sering kali tidak sebanding dengan penghargaan yang diterima. Semua itu bukan isu baru, melainkan luka lama yang belum benar-benar sembuh.

Ketika Asap Rokok Mengalahkan Nilai Pendidikan
Artikel Selanjutnya

Ketika Asap Rokok Mengalahkan Nilai Pendidikan

Kontributor: Insan Faisal Ibrahim
Diterbitkan: 7 April 2026, 18:03 WIB · Diperbarui: 7 April 2026, 21:49 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini, RA Ar-Raudhotun Nur Gelar Pengibaran Bendera Merah Putih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 05:04 WIB

Evaluasi Program MIRUN, MIS Ar-Raudhotun Nur Bangun Kesadaran Siswa Peduli Lingkungan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 01:29 WIB

Kandungan Gizi Terbuka, MBG di MIS Ar-Raudhotun Nur Beri Rasa Aman bagi Penerima Manfaat

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB

Tingkatkan Literasi, Warga Binaan Lapas Bandanaira Belajar Baca Tulis

Konten dari Pengguna Siaran Pers Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Sukses Digelar, IYF JSIT Banten 2026 Libatkan 2.918 Pelajar se-Banten

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 15:40 WIB

MIS Ar-Raudhotun Nur Buka Kelas Tambahan Matematika, Tumbuhkan Semangat Belajar di Luar Jam Pelajaran

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 17 September 2026 | 10:40 WIB

Dari Lahan Kosong Menjadi Ruang Belajar, Siswa Kelas 1 MIS Ar-Raudhotun Nur Belajar Merawat Kehidupan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 17 September 2026 | 10:19 WIB