Rutan SoE Panen Sawi dan Cabai, Bekali Warga Binaan Keterampilan Pertanian
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Kelas - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB SoE melaksanakan panen sawi dan cabai di Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan SoE. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (1/4/2026)sebagai bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Panen tersebut melibatkan petugas Rutan, peserta magang, serta Warga Binaan Asimilasi yang selama ini mengelola lahan. Kegiatan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang mencakup pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.
Hasil panen yang didapat mencapai 40 kilogram sawi dan 10 kilogram cabai. Panen sawi ini merupakan yang perdana setelah ditanam kurang lebih 30 hari, berkat kolaborasi dengan Yayasan Krisna Foundation.
Sementara itu, tanaman cabai yang dipanen sudah berumur sekitar tiga bulan. Pembinaan kemandirian ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terarah.
Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menyatakan panen ini adalah wujud implementasi pembinaan kemandirian yang konsisten. Pembinaan juga disertai pendampingan dari petugas Rutan.
"Panen ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab Warga Binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat," ujar Muhamad Nurzaman.
Kegiatan panen ini juga menjadi dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utamanya adalah aspek kemandirian pangan.
Rutan SoE berencana terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan SAE. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung pelaksanaan pembinaan yang berkesinambungan bagi Warga Binaan.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Onisimus Tahun, menambahkan bahwa keterlibatan langsung Warga Binaan sangat bermanfaat. Mereka terlibat dalam setiap tahapan kegiatan pertanian.
"Warga Binaan dilibatkan sejak tahap awal hingga panen, sehingga memahami seluruh proses pengelolaan pertanian. diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan di kemudian hari," tutup Onisimus Tahun.
***