Ikuti Kami
Sabtu, 3 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Warga Binaan Lapas Wahai Sulap Limbah Kayu Jadi Miniatur Kapal Pinisi Bernilai Jual

Penulis: Herfa Al Jihad
Kamis, 26 Maret 2026 | 15:38 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

"Di HBP 2026 ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa berkarya dan memberikan manfaat, bukan sekadar menjalani masa pidana," tutur RP.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas program pembinaan kemandirian Lapas Wahai. Ia menyebut konsistensi ini sejalan dengan tujuan utama Pemasyarakatan, yaitu reintegrasi sosial.

"Miniatur Pinisi ini bukan sekadar kerajinan, tapi simbol transformasi diri," kata Ricky.

"Ini adalah wujud Kerja Nyata yang sesungguhnya sesuai tema HBP tahun ini yakni dengan mengubah limbah menjadi karya bernilai, dan mengubah Warga Binaan menjadi manusia mandiri yang siap diterima kembali oleh masyarakat," tutup Ricky Dwi Biantoro.

***

Penulis: Herfa Al Jihad
Kamis, 26 Maret 2026 | 15:38 WIB
Sumber: Rilis
Artikel Selanjutnya

Kalapas Narkotika Karang Intan Sapa Langsung Warga Binaan dan Keluarga Saat Kunjungan

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Warga Binaan Lapas Wahai Sulap Limbah Kayu Jadi Miniatur Kapal Pinisi Bernilai Jual

Bagikan artikel ini melalui