DISTRIKBANTENNEWS.COM, Amuntai - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Amuntai berhasil memanen berbagai jenis sayuran di Sarana Asimilasi dan Edukasi pada Rabu kemarin (25/3/2026). Hasil panen mencapai puluhan kilogram dan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas.
Panen tersebut meliputi 10 kilogram kacang panjang, 12 kilogram pare, dan 8 kilogram timun. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
Panen dilakukan langsung oleh Warga Binaan yang selama ini mengikuti program tersebut. Hasilnya membantu memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi Warga Binaan sekaligus meningkatkan kemandirian di Lapas.
Salah satu Warga Binaan, Amat, mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam proses penanaman hingga panen sayuran. Kegiatan ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru yang bermanfaat.
“Saya merasa senang bisa ikut menanam sampai memanen sayur, seperti kacang panjang, pare, dan timun. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, kami juga belajar cara bertani yang baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk dapur Lapas,” ujar Amat.
Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE merupakan program pembinaan kemandirian. Tujuannya agar Warga Binaan memiliki keterampilan yang berguna.
“SAE menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan untuk belajar dan bekerja secara produktif. Selain memberikan keterampilan di bidang pertanian, hasil panen juga dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas sehingga memberikan manfaat nyata,” jelas Gusti Iskandarsyah. Kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan sebagai upaya menciptakan pembinaan yang produktif.
Program ini sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas Amuntai. Diharapkan program tersebut dapat menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan saat kembali ke tengah masyarakat.
***