"Mereka menjadi lebih terbuka dan berani mengekspresikan diri. Ini menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat dapat membantu perkembangan emosional mereka," ungkap Ayga Dwi Sartika.
Kepala LPKA Muara Bulian, J. Kasogi Surya Fattah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan terapi seni ini.
Ia menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada kesehatan mental dan pengembangan kepribadian.
"Melalui art therapy, kami berharap Anak Binaan dapat mengenali potensi diri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memiliki kesiapan mental yang lebih baik untuk kembali ke masyarakat," tutup J.
Kasogi Surya Fattah.
***