"Polybag akan dijejerkan di area sempit ini, sehingga optimalisasi keterbatasan lahan menuju produktivitas dan kemandirian pangan tetap konsisten di Lapas Wahai," tutur Frans.
Salah satu Warga Binaan, AG, yang juga berstatus Pemuka Agama Islam bagi Warga Binaan, menunjukkan semangatnya.
"Kegiatan pagi ini menambah semangat kami untuk kembali menghijaukan area ini dengan tanaman tomat yang sebelumnya juga produktif kami panen disini," ucap AG.
"Semoga Allah SWT meridai pekerja kami untuk menjadi berkah," tambah AG.
"Hasil dari penyemaian ini diproyeksikan akan terus mendukung kebutuhan bahan pangan dapur Lapas sebagai bentuk kemandirian pangan, sekaligus meningkatkan partisipasi Lapas Wahai dalam ketahanan pangan lokal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan keahlian bertani yang berguna bagi Warga Binaan saat kembali ke masyarakat nanti," tutup Humas Lapas Wahai.
***