DISTRIKBANTENNEWS.COM, Bandanaira - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bandanaira menggelar tes urine bagi warga binaan dan petugas pada Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mencegah dan mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengatakan tes urine ini adalah komitmen bersama. Tujuannya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
"Ini wujud keseriusan kami dalam mendukung program pemberantasan narkoba dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan," ujar Abdul Samad Rumuar.
Ia menambahkan, pihaknya ingin memastikan baik petugas maupun warga binaan benar-benar bersih. Dengan begitu, proses pembinaan dapat berjalan maksimal.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Amier Azan, menjelaskan bahwa tes urine dilakukan dengan pengawasan langsung. Ini untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan.
"Pengambilan sampel urine hingga pemeriksaan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,” kata Amier Azan.
Amier Azan menambahkan, pemilihan peserta dilakukan secara acak. Peserta dipilih dari unsur petugas maupun warga binaan.
Hal ini bertujuan memastikan seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga lingkungan Lapas tetap aman dan bersih dari narkoba. Hasilnya, dua warga binaan dan satu petugas yang dipilih secara acak menunjukkan negatif narkoba.