Jumat, 2 Oktober 2026

Desa Wota Wati Gunungkidul Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Green Tourism

BAGIKAN:
Desa Wota Wati Gunungkidul Dikembangkan Jadi Destinasi Wisat...
0
Desa Wota Wati Gunungkidul Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Green Tourism
Desa Wota Wati di Gunungkidul dikembangkan menjadi destinasi wisata bertema green tourism dengan dukungan dana keistimewaan. (Dok. Google/maps)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Desa Wota Wati di Gunungkidul, Yogyakarta, kini tengah dikembangkan sebagai destinasi wisata bertema green tourism. Pengembangan ini didukung Dana Keistimewaan sebesar Rp 5 miliar yang diterima sejak Juni 2024.

Desa unik ini terletak di lembah perbukitan karst, dikelilingi pegunungan tinggi dan tebing curam. Lokasinya juga berada di bekas aliran Sungai Bengawan Solo Purba, menambah keunikan geografisnya.

Dana Keistimewaan tersebut digunakan untuk mempercantik kawasan desa. Penataan fasad rumah bergaya klasik dengan bata merah khas Majapahit dan Mataram Kuno menjadi fokus utama.

Nama Wota Wati sendiri memiliki sejarah unik, berasal dari kata "Wot" yang berarti jembatan kecil. Jembatan ini dahulu dipakai untuk menyeberangi sungai-sungai di lembah bekas aliran Sungai Bengawan Solo Purba.

Menurut cerita masyarakat, sekelompok bangsawan dan prajurit Majapahit tiba di kawasan ini setelah perang saudara.

Mereka sering melintasi sungai menggunakan jembatan, sehingga berujar "bola-bali ngewot" dan menamai tempat itu desa Wota Wati. Keunikan lain desa ini adalah lokasinya yang dikelilingi tebing karst.

Akibatnya, sinar matahari baru menyinari desa sekitar pukul 08.00 WIB dan mulai gelap pada pukul 16.30 WIB. Selain penataan fasad rumah, pembangunan pagar artistik dan joglo tradisional juga dilakukan di desa tersebut.

Hingga saat ini, sebanyak 79 dari total 83 rumah di Wota Wati sudah dihias dengan estetika tempo dulu. Pemerintah lokal fokus mengembangkan Wota Wati sebagai desa wisata green tourism.

Konsep ini mengutamakan pengalaman berkualitas bagi pengunjung, bukan sekadar kuantitas. Beberapa fasilitas dan aktivitas yang ditawarkan meliputi homestay dari rumah warga dan camping ground.

Ada pula wisata pertanian dan peternakan terpadu, serta jalur trekking menuju Pantai Sadeng. Pendopo desa juga disiapkan sebagai balai budaya untuk menunjang kegiatan wisata.

Untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi desa, bimbingan teknis bagi pelaku kuliner lokal telah diselenggarakan.

***

Gubernur Banten Andra Soni Lepas 1.570 Pemudik Gunung Kidul di Tangerang
Artikel Selanjutnya

Gubernur Banten Andra Soni Lepas 1.570 Pemudik Gunung Kidul di Tangerang

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 15 Maret 2026, 18:11 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Konten dari Pengguna Cerita Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Konten Redaksi Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Ancaman Kesehatan di Balik Kebiasaan Tidur Larut Malam yang Sering Diabaikan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:11 WIB