DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang - Rumah Tahanan Negara Kelas I Tangerang menggelar acara buka puasa bersama warga binaan dan keluarga mereka. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat kemarin (13/3/2026) untuk menghadirkan suasana kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Sejak sore hari, keluarga warga binaan mulai berdatangan ke area Rutan Kelas I Tangerang. Suasana haru dan penuh kehangatan terlihat saat para warga binaan bisa bertemu, berbincang, dan menikmati hidangan berbuka puasa bersama keluarga.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan. Ia juga menyebut acara tersebut sebagai upaya menjaga hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga mereka.
"Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, kami ingin menghadirkan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan bagi warga binaan," ujar Irhamuddin.
Ia menambahkan, "Momen ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara warga binaan dengan keluarganya sehingga mereka tetap mendapatkan dukungan moral selama menjalani masa pembinaan."
Irhamuddin juga menekankan bahwa dukungan dari keluarga adalah faktor penting dalam proses pembinaan. Hal itu dapat memberikan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah masa pidana selesai.
Salah satu pengunjung, Ibu Edi, yang datang bertemu keluarganya di rutan, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti buka puasa bersama. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momen yang sangat berharga bagi keluarga.
"Saya sangat senang dan terharu bisa berbuka puasa bersama di sini," ungkap Ibu Edi.
"Walaupun hanya sebentar, tapi bisa berkumpul dan berbincang langsung dengan keluarga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami."
"Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Tangerang berharap dapat menghadirkan suasana Ramadan yang lebih bermakna bagi warga binaan," tutup Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin.
"Momen kebersamaan bersama keluarga diharapkan dapat menjadi penguat semangat bagi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik, sehingga kelak dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik."
***