Selasa, 6 Oktober 2026

Pernyataan Kenaikan ROA Danantara 300 Persen Butuh Penjelasan Angka Dasar

BAGIKAN:
Pernyataan Kenaikan ROA Danantara 300 Persen Butuh Penjelasa...
0
Pernyataan Kenaikan ROA Danantara 300 Persen Butuh Penjelasan Angka Dasar
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan kenaikan Return on Assets Danantara sebesar 300 persen yang membutuhkan penjelasan angka dasar. (Dok. Ist)

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang Return on Assets Danantara yang naik 300 persen pada tahun 2025 menarik perhatian publik. Angka tersebut terdengar impresif, namun perlu pemahaman konteks lebih lanjut.

Dalam analisis keuangan, persentase kenaikan yang besar tidak selalu menunjukkan peningkatan kinerja yang luar biasa. Tanpa penjelasan mengenai angka dasar sebagai pembanding, klaim persentase ini berpotensi menimbulkan interpretasi yang keliru.

Publik perlu memahami cara kerja indikator ROA sebelum menilai klaim tersebut. Pemahaman ini penting untuk melihat apakah klaim itu mencerminkan peningkatan efisiensi pengelolaan aset negara.

Return on Assets adalah indikator yang mengukur kemampuan sebuah institusi dalam menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki atau dikelola. Indikator ini secara sederhana menunjukkan seberapa efisien organisasi memanfaatkan aset untuk keuntungan.

Dalam literatur keuangan, ROA sering digunakan untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan lembaga investasi. Indikator ini mencerminkan hubungan antara profitabilitas dan efisiensi penggunaan aset.

Secara matematis, ROA dihitung dengan membagi laba bersih dengan total aset. Berbagai laporan menyebutkan bahwa Danantara mengelola aset sekitar 1 triliun dolar AS.

Jumlah tersebut setara dengan kira-kira Rp16.000 triliun. Dengan nilai aset sebesar ini, perubahan kecil dalam tingkat ROA dapat menghasilkan perbedaan nominal keuntungan yang sangat besar.

Persoalan utama dari klaim kenaikan 300 persen adalah tidak adanya penjelasan mengenai baseline ROA. Baseline ini adalah angka ROA yang digunakan sebelum peningkatan tersebut dihitung.

Sebagai ilustrasi sederhana, jika ROA awalnya berada pada tingkat 0,1 persen, kenaikan 300 persen berarti ROA meningkat menjadi 0,3 persen. Dengan total aset sekitar Rp16.000 triliun, tingkat pengembalian 0,3 persen akan menghasilkan keuntungan sekitar Rp48 triliun.

***

Imigrasi Cilegon Sosialisasi Program GCI, Dorong Investasi dan Perkuat Diaspora
Artikel Selanjutnya

Imigrasi Cilegon Sosialisasi Program GCI, Dorong Investasi dan Perkuat Diaspora

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 14:06 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB