DISTRIKBANTENNEWS.COM, Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan Mojokerto mengadakan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Kegiatan ngaji bersama ini berlangsung di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto pada Jumat (13/3/2026).
Program ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual selama bulan suci Ramadhan. Tujuannya adalah meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan.
Puluhan warga binaan mengikuti ngaji Jumat tersebut. Mereka berkumpul di Masjid At-Taubah untuk membaca Al-Qur’an dan mendengarkan tausiyah.
Para peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan. Mulai dari tadarus hingga kajian singkat tentang nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan perbaikan diri.
Petugas pembinaan Lapas Mojokerto menjelaskan pentingnya kegiatan keagamaan. Pendekatan spiritual diharapkan mampu membuat warga binaan merenungi perjalanan hidup dan termotivasi memperbaiki diri.
Tausiyah yang disampaikan juga menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan. Momen ini disebut sebagai waktu yang tepat untuk perbaikan diri.
Warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Seluruhnya berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan pembinaan keagamaan adalah bagian krusial dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan ngaji di bulan Ramadhan memiliki nilai sangat baik untuk memperkuat mental dan spiritual warga binaan.
"Melalui kegiatan ngaji dan pembinaan keagamaan di bulan Ramadhan ini, kami berharap warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki diri, serta menyiapkan mental untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat," ujar Rudi Kristiawan.
"Lapas Mojokerto akan terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang positif bagi warga binaan. Dengan dukungan seluruh petugas serta partisipasi aktif warga binaan, kegiatan keagamaan selama Ramadhan diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam membentuk pribadi yang lebih baik," tutup Rudi Kristiawan.
***