DISTRIKBANTENNEWS.COM, Mataram - Alif Zhahirulhaq, santri Pondok Pesantren Salafiyah Wustha Baitul Qur’an Ampenan, Mataram, berhasil meraih medali emas. Ia unggul dalam ajang Islamic Science Olympiad yang terintegrasi dengan Olimpiade Sains Madrasah NTB tahun ini.
Santri asal Dompu ini menunjukkan keunggulannya di cabang Ilmu Pengetahuan Alam. Alif mengalahkan puluhan peserta terbaik dari berbagai madrasah dan sekolah se-Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Prestasi Alif didasari pemahaman mendalam tentang fisika, kimia, dan biologi. Ia juga memiliki kemampuan analisis serta pemecahan masalah yang kuat.
Kemampuan tersebut membuat Alif mampu menjawab soal-soal kompleks dengan sempurna. Keberhasilan ini juga istimewa karena dibangun di atas pondasi integritas, kejujuran, dan ketekunan yang ditanamkan di lingkungan pesantren.
Pondok Pesantren Baitul Qur’an Ampenan Mataram dikenal mengintegrasikan ilmu agama dan umum secara seimbang. Program tahfidz Al-Qur’an di pesantren ini dipadukan dengan pembelajaran akademik modern, termasuk persiapan olimpiade sains.
Perpaduan tersebut membuat santri-santri Baitul Qur’an sering unggul di berbagai kompetisi. Mereka berprestasi mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Pencapaian Alif Zhahirulhaq merupakan hasil kerja keras pribadinya. Ini juga didukung bimbingan intensif dari para guru serta dukungan penuh dari keluarga dan masyarakat.
Medali emas ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi santri lain untuk terus belajar tanpa kenal lelah. Prestasi ini membuktikan bahwa santri dari pesantren mampu bersaing di era digital dan sains modern.
Diharapkan ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan lebih besar di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian ini sekaligus mengharumkan nama Pondok Pesantren Baitul Qur’an Ampenan Mataram, Kabupaten Dompu, dan Provinsi NTB.
***