Fokus utama saat ini berada di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis. Kedua wilayah ini memiliki area terbakar terluas.
Berdasarkan analisa citra satelit Kementerian Kehutanan periode Januari-Februari 2026, luas Karhutla di Riau mencapai 4.400 hektar. Sebanyak 94 persen dari luasan tersebut berada di lahan gambut.
"Manggala Agni terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak menghadapi potensi El Nino yang diprediksi maju pada semester II tahun 2026," kata Ferdian.
"Mengingat puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli dan Agustus dengan kondisi curah hujan di bawah normal, langkah pencegahan dini menjadi sangat krusial untuk mengantisipasi risiko kekeringan yang lebih ekstrem di wilayah Sumatera," pungkas Ferdian.
***