Materi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan, program keluarga berencana, dan pencegahan penyakit seperti demam berdarah. Ada pula wawasan kebangsaan hingga pengembangan usaha mikro kecil dan menengah .
“UMKM ini penting untuk memicu masyarakat agar mampu mandiri dan berproduksi dari wilayahnya sendiri,” kata Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto.
Ia berharap masyarakat dapat memelihara seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan selama program TMMD. Warga juga diharapkan mampu menerapkan berbagai pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
Program TMMD sendiri merupakan kegiatan operasi bakti TNI yang telah dilaksanakan selama puluhan tahun. Kini program tersebut memasuki pelaksanaan ke-127.
Program ini dinilai efektif dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. TMMD juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto juga mendorong pemerintah daerah untuk memperbanyak program serupa. Program ini bisa melalui kegiatan karya bakti yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat.
“Jika program TMMD terbatas karena setiap kodim tidak selalu mendapatkannya setiap tahun, pemerintah daerah bisa membuat program karya bakti dengan konsep yang sama untuk membantu pembangunan masyarakat,” tutur Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto.
Sementara itu, Asisten Daerah I Kabupaten Serang, Syamsuddin, menilai pelaksanaan program TMMD di wilayah Kabupaten Serang berjalan sangat berhasil. Keberhasilan ini terlihat baik dari sisi pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang langsung menyentuh masyarakat.