Minggu, 4 Oktober 2026

DPRD Kota Bekasi Soroti Longsor Sampah Bantargebang, Minta DKI Prioritaskan Keselamatan Warga

BAGIKAN:
DPRD Kota Bekasi Soroti Longsor Sampah Bantargebang, Minta D...
0
DPRD Kota Bekasi Soroti Longsor Sampah Bantargebang, Minta DKI Prioritaskan Keselamatan Warga
DPRD Kota Bekasi menyoroti insiden longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang yang menelan korban jiwa. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - DPRD Kota Bekasi menyoroti insiden longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang. Peristiwa ini menelan korban jiwa dan memicu reaksi keras dari lembaga legislatif tersebut.

Komisi II DPRD Kota Bekasi berencana memanggil Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. Pemanggilan ini bertujuan meminta penjelasan sekaligus pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Langkah itu ditempuh untuk memastikan keselamatan warga yang bermukim di sekitar kawasan pengelolaan sampah terbesar di Indonesia. DPRD menilai aspek keamanan dalam pengelolaan TPST harus menjadi prioritas utama.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengatakan peristiwa tersebut menjadi catatan serius. Ini terkait kerja sama pengelolaan sampah antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Anton, aspek keselamatan perlu dimasukkan secara lebih tegas. penting dalam adendum atau perpanjangan nota kesepahaman kerja sama pengelolaan TPST Bantargebang ke depan.

Salah satu persoalan yang menjadi sorotan DPRD adalah hilangnya kawasan penyangga atau buffer zone di sekitar gunungan sampah. Area tersebut seharusnya berfungsi sebagai batas aman antara tumpukan sampah dengan aktivitas para pemulung maupun kawasan di sekitarnya.

Anton menyayangkan kondisi di lapangan yang menunjukkan tumpukan sampah semakin mendekat ke area aktivitas pekerja. Kondisi ini terjadi tanpa perlindungan yang memadai, sehingga meningkatkan risiko fatal apabila terjadi longsor.

“Nanti saya akan komunikasi dengan Ketua Komisi II untuk segera mengundang Dinas Lingkungan Hidup Jakarta. Saat ini kita fokus pada penanganan longsor terlebih dahulu, setelah itu kita ingin merancang perjanjian MoU yang menekankan aspek keselamatan,” tutup Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, pada Senin kemarin (9/3/2026).

***

Gekira Sumut Dukung Polda Jaga Kondusifitas, Imbau Masyarakat Percaya Pemerintah
Artikel Selanjutnya

Gekira Sumut Dukung Polda Jaga Kondusifitas, Imbau Masyarakat Percaya Pemerintah

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 10 Maret 2026, 09:00 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

PDIP Walkout dari Paripurna, PAN Serang Pilih Fokus Kawal APBD 2027

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Agus Andrianto Masuk 7 Menteri dengan Kinerja Terendah Versi Survei Vox Politica

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:50 WIB

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB