Trump menyebut Ali Khamenei sebagai “salah satu orang paling jahat dalam sejarah”.
Ia juga mengatakan bahwa kemampuan intelijen Amerika Serikat serta koordinasi erat dengan Israel membuat Khamenei tidak dapat menghindari serangan tersebut. Pernyataan itu semakin menambah panas situasi geopolitik yang sedang berkembang di kawasan Timur Tengah.
Ketegangan regional kini meningkat tajam seiring berbagai reaksi dari negara-negara di dunia. Banyak pihak khawatir insiden ini dapat memicu konflik yang lebih luas jika tidak segera diredam melalui upaya diplomasi internasional.
***