Jumat, 2 Oktober 2026

Eropa Terpecah Sikap Hadapi Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran

BAGIKAN:
Eropa Terpecah Sikap Hadapi Serangan Amerika Serikat dan Isr...
0
Eropa Terpecah Sikap Hadapi Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran
Negara-negara Eropa menunjukkan perpecahan sikap dalam menghadapi serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dengan sebagian memilih diplomasi. (Dok. Ist)

Namun Sánchez tetap mempertahankan sikapnya. Menurutnya, aliansi internasional seharusnya tetap memberikan ruang bagi perbedaan pandangan.

“Kami tidak akan mengambil sikap yang bertentangan dengan nilai dan prinsip kami karena takut terhadap pembalasan pihak lain. Kami mengatakan ‘tidak’ pada perang,” ujar Sánchez.

Italia juga menyoroti aspek hukum dari operasi militer tersebut. Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel berada di luar kerangka hukum internasional.

Ia memperingatkan bahwa situasi di kawasan Timur Tengah dapat semakin memburuk apabila konflik terus meningkat. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menegaskan bahwa Italia tidak berada dalam kondisi perang.

Tajani juga mendorong semua pihak untuk kembali menempuh jalur diplomasi demi mencegah konflik regional yang lebih luas. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni turut mengingatkan bahwa konflik tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi.

Di sisi lain, beberapa negara di Eropa Timur justru menunjukkan dukungan yang lebih jelas terhadap langkah Amerika Serikat. Presiden Polandia Karol Nawrocki menilai tindakan Iran merupakan ancaman terhadap stabilitas internasional.

Meski demikian, Polandia menegaskan tidak terlibat langsung dalam operasi militer tersebut. Menteri Pertahanan Polandia Władysław Kosiniak-Kamysz juga mengatakan bahwa Warsawa tidak menerima permintaan untuk berpartisipasi dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Sementara itu, Perdana Menteri Republik Ceko Petr Fiala menyebut program nuklir Iran sebagai ancaman serius bagi keamanan dunia. Ia menilai serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dapat dipahami sebagai upaya untuk mencegah pengembangan senjata nuklir.

Mengapa China Murka atas Kematian Pemimpin Tertinggi Iran?
Artikel Selanjutnya

Mengapa China Murka atas Kematian Pemimpin Tertinggi Iran?

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 8 Maret 2026, 09:41 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Banten Sabet Juara 2 Konservasi Energi

Konten Redaksi Sabtu, 5 September 2026 | 19:59 WIB

Manang Soebeti Resmi Emban Jabatan Baru di Propam Polri

Konten Redaksi Sabtu, 5 September 2026 | 12:04 WIB

Lewat Bazar Murah, Lapas Batang Pererat Sinergi APH

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 23:39 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Ikuti Penguatan Operator Aplikasi untuk Dukung Peningkatan Indikator Kinerja

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 2 September 2026 | 18:33 WIB

PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW, LAPAS KELAS IIA SERANG PERKUAT NILAI KEIMANAN DAN KETELADANAN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:34 WIB

27 Agustus KAMSRI Turun ke DPR, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Konten Redaksi Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:39 WIB