Jumat, 2 Oktober 2026

Gekrafs Banten Dorong Rencana Induk Ekonomi Kreatif di Rakernas 2026

BAGIKAN:
Gekrafs Banten Dorong Rencana Induk Ekonomi Kreatif di Raker...
0
Gekrafs Banten Dorong Rencana Induk Ekonomi Kreatif di Rakernas 2026
Agung Winarto, Ketua Gekrafs Banten, mendorong rencana induk ekonomi kreatif di wilayahnya saat Rapat Kerja Nasional Gekrafs 2026. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banten - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Provinsi Banten, Agung Winarto, mendorong pembuatan Rencana Induk Ekonomi Kreatif di wilayahnya. Dorongan ini disampaikan Agung saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Gekrafs 2026 di Jakarta.

Rakernas Gekrafs 2026 berlangsung di Nusantara Ballroom, Novotel Jakarta Pulomas, pada 6–8 Maret 2026. Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 38 provinsi, 288 kabupaten/kota, serta 12 Dewan Pimpinan Luar Negeri.

Agung Winarto, yang juga dikenal sebagai Kang Agung Shifter, menyebut Rakernas ini sebagai momentum penguatan organisasi. Pihaknya telah menyampaikan dua program utama dan pendukung kepada Pemerintah Provinsi Banten.

"Di DPW Banten kita sudah menyampaikan 2 program ke Pemerintah Provinsi Banten yaitu program utama dan program pendukung. Program utamanya adalah kita sedang mendukung pembuatan Rencana Induk Ekonomi Kreatif," ujar Agung Winarto.

Gekrafs Banten juga mendorong pembentukan Badan Layanan Umum Daerah di Provinsi Banten. Selain itu, mereka berupaya menyediakan ruang kreatif di empat kota dan empat kabupaten di Provinsi Banten.

"Kita juga selalu mensosialisasikan ekosistem ekraf di Banten dengan selalu mendorong bagaimana menciptakan ekosistem ekraf di Banten dengan cara melakukan perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional di setiap Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten," jelas Agung. Menurut Agung, Pemerintah Provinsi Banten saat ini fokus pada bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Fokus ini khususnya pada program Banten Indah. Program Banten Indah merupakan salah satu dari delapan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2025-2030.

"Kita fokus pada branding di Fashion seperti Batik Banten dan juga kuliner bagaimana menasionalisasi Sate Bandeng hingga mendunia," tutup Agung.

***

Sekda Tangerang dan Bapanas Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kronjo
Artikel Selanjutnya

Sekda Tangerang dan Bapanas Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kronjo

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 7 Maret 2026, 21:55 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB