Jumat, 2 Oktober 2026

Yanti Cherry, Pedagang Lauk Pauk Tradisional di Pasar Bandeng

BAGIKAN:
Yanti Cherry, Pedagang Lauk Pauk Tradisional di Pasar Banden...
0
Yanti Cherry, Pedagang Lauk Pauk Tradisional di Pasar Bandeng

Di tengah riuh rendah Pasar Bandeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang aroma masakan rumahan menguar dari lapak sederhana milik Yanti Cherry (55), warga Karawaci. Berbekal keterampilan memasak dan ketekunan, Yanti mampu meraup omzet ratusan ribu rupiah setiap hari hanya dari menjual lauk pauk tradisional dengan harga terjangkau.

Sejak tiga tahun terakhir, Yanti setia berjualan aneka menu rumahan seperti buntil daun singkong, buntil daun pepaya, opor, pepes ikan kembung, botok, pepes tahu, gudeg, soto, pesmol, hingga nasi bakar. Harganya pun ramah di kantong, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp15 ribu per porsi.

“Yang Rp5 ribu itu buntil dan tahu, kalau yang lain menyesuaikan menu. Biar semua kalangan bisa beli. Paling ramai ya nasi bakar untuk sarapan dan para ibu-ibu yang lagi males masak,” ujar Yanti sambil melayani pembeli.

Setiap hari, Yanti memulai aktivitasnya sejak dini hari. Pukul 02.00 WIB ia sudah bangun untuk menyiapkan bahan dan memasak.

Setelah semua siap, ia membawa dagangannya ke Pasar Bandeng untuk dijajakan kepada para pengunjung pasar.

Rutinitas ini dijalani tanpa keluh kesah. Meski harus bangun saat sebagian besar orang masih terlelap, Yanti mengaku sudah terbiasa.

Baginya, memasak adalah modal utama untuk bertahan hidup sekaligus mencari rezeki yang halal.

“Capek pasti ada, tapi senang kalau dagangan habis. Alhamdulillah bisa buat kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Dari hasil berjualan, Yanti bisa memperoleh omzet sekitar Rp200 ribu hingga Rp600 ribu per hari, tergantung ramai atau tidaknya pembeli. Menu masakan rumahan yang ia sajikan menjadi daya tarik tersendiri karena mengingatkan pada cita rasa dapur rumah.

Keberadaan Yanti di Pasar Bandeng menjadi potret pelaku usaha kecil yang tetap bertahan di tengah persaingan dan perubahan zaman. Dengan modal dapur dan resep turun-temurun, ia mampu menghidupi usahanya secara mandiri. ***

Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan
Artikel Selanjutnya

Pemkot Tangerang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 6 Februari 2026, 20:35 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Rabin Pendekar Golok Tjiomas: Kisah Komik dan Jejak Sejarah Jawara Tangerang

Konten dari Pengguna Opini Senin, 21 September 2026 | 03:24 WIB

Di Balik Layar @ceritangsel, Ada Minpam, Minde, dan Mincip yang Menemani Warga Tangerang Selatan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:02 WIB

DLH Kota Tangerang Angkut 8.532 Ton Sampah Selama Libur Lebaran 1447 H

Konten Redaksi Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38 WIB

Pemkot Tangerang Lanjutkan Penertiban Pasar Sipon Jelang Idul Fitri

Konten Redaksi Jumat, 20 Maret 2026 | 19:15 WIB