"Ini adalah ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita leluhur, salah satunya Raden Aria Wangsakara," tegas Andra.
Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani kepemimpinan Raden Aria Wangsakara yang dikenal sebagai ulama besar dan pemimpin yang diakui tidak hanya di Banten, tetapi juga di tingkat nasional.
Maesyal mengungkapkan bahwa kompleks makam Raden Aria Wangsakara telah menjadi pusat wisata religi dan kajian keislaman yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen melakukan pembenahan di area Taman Makam Pahlawan tersebut.
"Makam beliau adalah tempat berziarah. Kami berkomitmen untuk terus membenahi area ini agar semakin nyaman bagi masyarakat," tutur Maesyal.
Sementara itu, Ketua Yayasan Raden Aria Wangsakara, Sirojudin Ruyani, menjelaskan bahwa Haul ke-345 ini merupakan wujud penghargaan atas triperan Raden Aria Wangsakara, yakni sebagai Pahlawan Nasional, ulama penyebar Islam, dan pendiri Tangerang. ***