Selasa, 6 Oktober 2026

Disulap Diam-Diam, Tong Air Jadi Senjata Warga Atasi Sampah dari Hulu

BAGIKAN:
Disulap Diam-Diam, Tong Air Jadi Senjata Warga Atasi Sampah...
0
Disulap Diam-Diam, Tong Air Jadi Senjata Warga Atasi Sampah dari Hulu

KOTA TANGERANG SELATAN – Kreativitas sekaligus kepedulian warga Bukit Nusa Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, layak mendapat apresiasi. Di tengah aktivitas keseharian, warga setempat secara mandiri menyulap tong penampung air menjadi komposter yang berfungsi sebagai wadah penguraian sampah organik rumah tangga.

Inisiatif ini lahir dari keinginan warga untuk membangun lingkungan yang lebih bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas. Komposter tersebut dirancang untuk menampung serta mengolah sisa makanan, daun, dan limbah dapur lainnya yang selama ini kerap menjadi persoalan lingkungan.

Tak berhenti pada satu inovasi, warga juga mengembangkan beragam metode pengelolaan sampah ramah lingkungan, mulai dari pembuatan lubang biopori hingga perencanaan pembentukan bank sampah guna mengelola sampah non-organik.

Menariknya, program pengelolaan sampah mandiri ini mencakup tiga RW dengan total 26 RT. Proses pembuatan komposter dilakukan secara gotong royong oleh para warga, termasuk bapak-bapak yang mayoritas berusia di atas 50 tahun.

Meski usia tak lagi muda, semangat dan keterampilan mereka justru menjadi motor penggerak perubahan.

Salah satu penggerak kegiatan, Hohan Barazing (60), menyebut inisiatif ini berangkat dari kesadaran bersama akan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

"Kami membuat ini untuk mengatasi permasalahan sampah di 3 RW. Ini kita lakukan juga sebagai upaya untuk membantu pemerintah melakukan pengelolaan sampah," ujar Hohan saat ditemui di lokasi pada Selasa (06/01/2026).

Seluruh proses pengelolaan dilakukan secara mandiri dengan biaya swadaya masyarakat. Dengan peralatan sederhana, warga saling bahu-membahu memotong dan merakit tong hingga menjadi komposter siap pakai.

Warga Serua Bergerak Diam-Diam, Ratusan Biopori Disiapkan dari Rumah ke Rumah
Artikel Selanjutnya

Warga Serua Bergerak Diam-Diam, Ratusan Biopori Disiapkan dari Rumah ke Rumah

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 7 Januari 2026, 09:16 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Edukasi Dan Promosi Desa Wisata Candirejo Melalui Sejarah Banyu Asin Dan Strategi Inovasi Pariwisata Kreatif

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 21 September 2026 | 04:11 WIB

Gempa M7,7 Kembali Guncang Flores, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Susulan

Konten Redaksi Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Ketika Ruang Hidup Satwa Menyempit, Mengapa Mereka yang Menanggung Hukuman?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 4 Juli 2026 | 16:07 WIB

Cuaca Banten Selasa, 12 Mei 2026, BMKG: Dominan Cerah Berawan

Konten Redaksi Selasa, 12 Mei 2026 | 00:15 WIB

Info Cuaca Banten Senin, 11 Mei 2026: Cerah, Suhu 22-31 Derajat

Konten Redaksi Senin, 11 Mei 2026 | 00:15 WIB

Cuaca Banten Minggu, 10 Mei 2026, BMKG: Dominan Cerah

Konten Redaksi Minggu, 10 Mei 2026 | 00:15 WIB

Info Cuaca Banten Sabtu, 9 Mei 2026: Berawan, Suhu 23-35 Derajat

Konten Redaksi Sabtu, 9 Mei 2026 | 00:15 WIB

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Jumat, 8 Mei 2026: Cerah Berawan

Konten Redaksi Jumat, 8 Mei 2026 | 00:15 WIB

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Kamis, 7 Mei 2026: Berawan

Konten Redaksi Kamis, 7 Mei 2026 | 00:15 WIB

Prakiraan Cuaca Banten Hari Ini, Rabu, 6 Mei 2026: Berawan

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 00:15 WIB