KesehatanKota TangerangPemerintahan

Deretan Prestasi Kesehatan Kota Tangerang 2025, Dari Stunting hingga Rekor MURI

KOTA TANGERANG — Tahun 2025 menjadi periode gemilang bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di sektor kesehatan. Berbagai capaian dan penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional, berhasil diraih dan menjadi bukti konkret keberhasilan pembangunan kesehatan yang terencana, berkelanjutan, serta berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.

Capaian tersebut mencerminkan kuatnya komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat, mulai dari upaya promotif dan preventif hingga kuratif dan rehabilitatif. Sinergi lintas sektor, peran aktif tenaga kesehatan, dukungan masyarakat, serta kepemimpinan daerah menjadi fondasi utama di balik rentetan prestasi tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun.

”Berbagai inovasi dan penguatan program prioritas seperti penurunan stunting, pengendalian penyakit menular, peningkatan cakupan imunisasi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan sistem surveilans kesehatan telah dijalankan secara konsisten,” papar dr. Dini, Jumat (2/1/25).

Tak hanya itu, peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar juga terlihat dari penguatan peran puskesmas dan posyandu, serta optimalisasi sistem kewaspadaan dini. Langkah-langkah tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan nasional sekaligus menjawab kebutuhan riil masyarakat Kota Tangerang yang terus berkembang.

”Rangkaian prestasi yang diraih sepanjang tahun ini semakin mengukuhkan langkah daerah menuju Kota Sehat Swastisaba Paripurna, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, merata, dan berkeadilan,” katanya.

Sepanjang 2025, Kota Tangerang mencatat tidak kurang dari 37 prestasi bergengsi di bidang kesehatan. Mulai dari penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria (ATM), keberhasilan pengendalian stunting, capaian tertinggi imunisasi bayi dan baduta, hingga pengakuan nasional sebagai kota dengan kinerja terbaik indikator tuberkulosis.

Beberapa capaian yang menyita perhatian publik antara lain diraihnya status Kabupaten/Kota Sehat Swastisaba Paripurna, peringkat pertama nasional kinerja pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting, serta Rekor MURI Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti 10.000 pelajar. Kota Tangerang juga mencatat prestasi membanggakan dengan tidak ditemukannya kasus rabies pada hewan selama 14 tahun terakhir.

Selain itu, berbagai puskesmas dan posyandu di Kota Tangerang berhasil menorehkan prestasi sebagai yang terbaik di tingkat Provinsi Banten hingga nasional, menandakan kualitas layanan kesehatan yang semakin merata hingga tingkat akar rumput.

Rentetan penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu rujukan nasional dalam pembangunan sektor kesehatan. Dengan capaian tersebut, Pemkot Tangerang optimistis dapat terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *