Jumat, 9 Oktober 2026

Vihara Avalokitesvara, Jejak Sejarah Abad ke-16 yang Tetap Kokoh di Kota Serang

BAGIKAN:
Vihara Avalokitesvara, Jejak Sejarah Abad ke-16 yang Tetap K...
0
Vihara Avalokitesvara, Jejak Sejarah Abad ke-16 yang Tetap Kokoh di Kota Serang

SERANG – Kota Serang tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan Provinsi Banten, tetapi juga sebagai wilayah yang menyimpan beragam jejak sejarah dan kebudayaan. Salah satu destinasi penting yang mencerminkan keberagaman tersebut adalah Vihara Avalokitesvara, rumah ibadah bersejarah yang berdiri di kawasan Banten Lama.

Sebagai salah satu vihara tertua di Indonesia, Vihara Avalokitesvara menjadi saksi perjalanan panjang interaksi budaya di pesisir Banten. Tempat ini kerap dikunjungi warga lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah karena nilai sejarahnya yang kuat serta suasana religius yang tetap terjaga hingga kini.

Warisan Abad Ke-16 yang Masih Berdiri Kokoh

Vihara Avalokitesvara diyakini berdiri sejak abad ke-16, pada masa kejayaan Kesultanan Banten. Keberadaan vihara ini menjadi bukti harmonisnya hubungan antar komunitas di masa lalu, terutama antara masyarakat Tionghoa, para pedagang internasional, dan penduduk lokal.

Bangunannya memadukan arsitektur khas Tionghoa dengan elemen tradisional Nusantara. Atap melengkung, dominasi warna merah, serta ornamen naga dan lampion menjadi ciri khas yang membuat vihara ini tampak menonjol di tengah kawasan bersejarah Banten Lama.

Destinasi Wisata Sejarah dan Religi

Selain difungsikan sebagai tempat ibadah umat Buddha, Vihara Avalokitesvara juga menjadi tujuan wisata edukasi dan sejarah. Setiap sudut bangunan menyimpan cerita, mulai dari altar pemujaan, dupa yang selalu menyala, hingga patung-patung yang melambangkan nilai welas asih.

Wisatawan kerap datang untuk melihat langsung ruang sembahyang utama, patung Dewi Kwan Im (Avalokitesvara), ornamen kuno, relief klasik, dan area luar vihara yang tenang serta penuh pepohonan. Suasana teduh menjadikan vihara ini sering dipilih sebagai tempat refleksi dan kontemplasi, sekaligus ruang belajar tentang toleransi dan keberagaman yang telah lama hidup di masyarakat Serang.

Wakil Wali Kota Serang Temukan “Gudang Berharga” di SMPN 17
Artikel Selanjutnya

Wakil Wali Kota Serang Temukan “Gudang Berharga” di SMPN 17

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 10 Desember 2025, 14:38 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

HUT TNI ke-81, Kapolresta Serang Kota Datang Bawa Kejutan ke Kodim 0602

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Pesilat Cilik Kelas 2 SD, Queen Raih Juara 1 Maulana Hasanuddin Championship 3

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:17 WIB

Konser BOOMFEST 2026 Berakhir, Pemulung Temukan Botol Miras Berserakan

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 02:56 WIB

Baru Dilantik, Sejumlah Kepala Sekolah di Kota Serang Mengaku Dimintai Uang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:07 WIB

Rutan Serang Perkuat Pengawasan, Razia Gabungan Libatkan TNI-Polri dan BNN

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 11:58 WIB

Pagi-Pagi, Lapas Serang Bagi Sarapan Gratis!

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 19 September 2026 | 17:26 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 18 September 2026 | 19:19 WIB