Pengalaman positif tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara, tetapi juga langsung oleh para pelari. Nengsih, pelari asal Jakarta berusia 52 tahun yang berhasil meraih juara 2 kategori Master Woman, mengaku sangat menikmati jalur lomba dan suasana kota.
“Rapi ya, karena jalurnya steril dan masyarakat Kota Tangerang sangat ramah, jadi larinya makin semangat,” ujarnya.
Kesan mendalam juga datang dari peserta mancanegara. Deny, pelari asal Tiongkok, mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer lomba dan keindahan Kota Tangerang.
“Very amazing. A lot of people join this event, and I could see the beauty of Tangerang City much more clearly today,” tuturnya.***