Selain mendukung perkembangan fisik, psikologis, dan sosial anak, inovasi ini juga memperlihatkan keberpihakan pemerintah terhadap keluarga pekerja. Orang tua dapat bekerja tanpa rasa khawatir karena anak berada dalam pengasuhan profesional dan terintegrasi.
Dalam penilaian KIPP, TARA C’More dinilai unggul karena menerapkan prinsip pemenuhan hak anak dalam seluruh aspek layanan. Fasilitas ramah disabilitas, ruang laktasi representatif, permainan edukatif yang aman, serta partisipasi anak dalam kegiatan harian menjadi nilai tambah bagi juri.
Program ini juga memperkuat kemitraan antara pemerintah, keluarga, dan komunitas.
Cahyadi menegaskan bahwa penghargaan ini memotivasi pihaknya untuk memperluas manfaat layanan bagi lebih banyak keluarga.
“Tujuan kita menciptakan TARA C’More ini untuk membentuk generasi emas yang cerdas, mandiri, berbudi pekerti, berakhlak mulia, dan memiliki keimanan, serta ketakwaan Kepada Tuhan yang Maha Esa melalui suasana bermain dan belajar yang menyenangkan,” jelasnya.
Inovasi pelayanan publik ramah anak ini menjadi modal penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mempertegas komitmen Tangsel sebagai kota yang inklusif, aman, dan berdaya saing bagi generasi mendatang. ***