“Bangsa ini tidak bisa dibangun oleh pemerintah saja. Semua stakeholder, organisasi kemasyarakatan, pemuda, sosial, politik, hingga keagamaan memiliki peran penting. Kesadaran kolektif adalah kunci membangun kota ini,” tuturnya.
Pemkot Tangerang, lanjutnya, akan terus meningkatkan kompetensi ASN melalui pelatihan teknis dan penguatan karakter guna menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
“ASN harus memahami dirinya sebagai pelayan masyarakat. Aturan dijalankan demi tujuan mulia, yaitu kesejahteraan publik. Karena itu, kapasitas dan profesionalisme harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Pada momen peringatan tersebut, wali kota juga memberikan apresiasi kepada ASN Kota Tangerang atas capaian membanggakan sebagai Pemerintah Kota Terbaik Nasional dalam ajang BKN Awards. Ia menilai penghargaan tersebut sebagai bukti kualitas kinerja dan inovasi pelayanan publik yang unggul.
“Prestasi ini harus menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki layanan dan menjaga integritas demi kemajuan Kota Tangerang yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Menutup amanatnya, Sachrudin mengajak seluruh ASN untuk memperkuat komitmen dan optimisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Bahagia itu proses, begitu pula pembangunan. Mari kita jaga kebersamaan dan semangat kerja kolektif untuk mewujudkan Kota Tangerang yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Upacara ditutup dengan penyerahan berbagai penghargaan kepada ASN berprestasi. Wali Kota Tangerang didampingi Wakil Wali Kota Maryono dan Sekretaris Daerah Herman menyerahkan Penghargaan Pengabdian 20 Tahun, Implementasi Budaya Kerja, SKM, Agen Perubahan, penghargaan pemenang lomba, serta kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi insan media. ***