“Satu hektare kita memanen 6 ton. Jadi kalau 3 hektare berarti kita memanen 18 ton,” kata Camat Imron.
Ia menambahkan, seluruh hasil panen akan dijual ke Bulog untuk kemudian disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan bahan baku pakan ternak. “Kami menjualnya ke Bulog, nanti Bulog yang mendistribusikan ke perusahaan-perusahaan untuk bahan pakan ternak,” tegasnya.
Dukungan Pemkab Jadi Energi Baru bagi Petani
Kepala Desa Rancasumur, A Wahyudin Nasyar, menyampaikan rasa syukurnya karena panen perdana ini dihadiri langsung oleh Bupati Serang.
"Tentu kami berharap bahwa dukungan dari pemerintah terus berlanjut. Ini penting agar para petani di desa kami lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pembina Bumdes dan Kelompok Tani Budi Makmur, Abidin Nasyar, menekankan bahwa panen ini merupakan wujud nyata ketahanan pangan yang dibangun dari desa menuju swasembada pangan.
Ia memastikan Bumdes akan terus mengambil peran besar, terutama dalam memastikan hasil panen terjual dengan harga terbaik. "Kami optimistis bahwa sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian di desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan dari desa,” pungkasnya. (adv)