Lebih jauh, Tinawati melihat peran Posyandu kini tak hanya terbatas pada urusan kesehatan, tetapi juga pelestarian lingkungan dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Ia menilai sinergi antara Dinas PUPR, Perkim, dan perangkat daerah lainnya perlu diperkuat agar Posyandu bisa berkembang menjadi ruang publik inklusif dan produktif.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Serang, Arfina Rustandi, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi motivasi bagi seluruh kader Posyandu di Kota Serang untuk memperkuat pelayanan dasar, terutama dalam penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
“Kami ingin Posyandu di Kota Serang semakin aktif, dekat dengan masyarakat, dan mudah diakses. Ini bukan ajang perlombaan, tetapi penyemangat agar kader terus berinovasi,” ungkap Arfina.
Ia juga menyampaikan bahwa PKK Kota Serang akan terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan puskesmas untuk memperkuat program gizi anak, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Harapannya, program seperti PMT dan MBG bisa terus berjalan dan diperluas agar kualitas gizi anak-anak kita semakin baik,” tutup Arfina.
Didirikan sejak 1992, Posyandu Mawar kini telah bertransformasi menjadi ruang sosial dan edukatif yang tidak hanya melayani kesehatan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat.***