Selasa, 6 Oktober 2026

Wapres Gibran Tanam Mangrove di Ketapang, Pesisir Tangerang Jadi Bukti Nyata Kolaborasi Lingkungan dan Ekonomi Rakyat

BAGIKAN:
Wapres Gibran Tanam Mangrove di Ketapang, Pesisir Tangerang...
0
Wapres Gibran Tanam Mangrove di Ketapang, Pesisir Tangerang Jadi Bukti Nyata Kolaborasi Lingkungan dan Ekonomi Rakyat

TANGERANG – Suasana hijau dan semangat pelestarian lingkungan menyelimuti kawasan Taman Mangrove Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (27/10/25). Di lokasi yang kini menjadi ikon wisata pesisir itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bersama Bupati Tangerang Moch.

Maesyal Rasyid, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono, serta Gubernur dan Kapolda Banten menanam mangrove sebagai simbol nyata komitmen menjaga bumi dan masyarakat pesisir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa program penataan wilayah pesisir Desa Ketapang telah berjalan sejak tahun 2018, dengan konsep pembangunan terpadu yang tak hanya fokus pada lingkungan, tapi juga kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun 2018, ketika Bupati Tangerang masih dijabat oleh Bapak Zaki Iskandar, kami diberi tugas untuk mengembangkan wilayah pesisir di Desa Ketapang. Program ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu perbaikan lingkungan melalui penanaman mangrove dan pengendalian abrasi, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, serta penataan hunian masyarakat nelayan agar lebih layak dan sehat,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, sebanyak 84 unit rumah layak huni telah dibangun dan diserahkan kepada nelayan setempat, lengkap dengan fasilitas air bersih dan lingkungan yang tertata. Tak hanya itu, pemerintah juga menggandeng berbagai pihak seperti Pemprov Banten, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga dukungan program CSR dari sektor swasta untuk memperkuat infrastruktur kawasan pesisir.

“Program penataan pesisir Ketapang juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Para nelayan kini tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan, tetapi juga mengembangkan usaha olahan hasil laut seperti bakso ikan, kerupuk udang, dan berbagai produk UMKM lainnya yang dikelola oleh istri-istri nelayan,” imbuhnya.

Selain menjadi kawasan konservasi dan studi, Ketapang Urban Aquaculture kini menjelma menjadi tujuan wisata baru yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kawasan Ketapang kini menjadi salah satu destinasi wisata mangrove di Kabupaten Tangerang. Banyak masyarakat dari dalam maupun luar daerah yang datang berkunjung, sekaligus menikmati hasil olahan laut buatan warga setempat,” ujarnya.

Wabup Intan Ajak Anak TK Kenal Rukun Islam Lewat Simulasi Manasik Haji: “Bentuk Generasi Tangguh, Sholeh dan Sholehah”
Artikel Selanjutnya

Wabup Intan Ajak Anak TK Kenal Rukun Islam Lewat Simulasi Manasik Haji: “Bentuk Generasi Tangguh, Sholeh dan Sholehah”

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 27 Oktober 2025, 20:42 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Modus Test Drive, N-Max Dibawa Kabur

Konten Redaksi Jumat, 11 September 2026 | 18:46 WIB

Upah Diduga di Bawah UMK, KSPSI Tantang Pemkab Tangerang Periksa PT Yifang

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 22:13 WIB

Keluhan Warga Cipari Direspons, Jalan Rusak Jadi Prioritas

Konten Redaksi Selasa, 8 September 2026 | 08:31 WIB

Hendra Wijaya Terpilih Pimpin PWI, Serukan Persatuan dan Profesionalisme

Konten Redaksi Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Resmikan Masjid Jami Al Ichlas, Andra Soni Titip Pesan untuk Warga Cisauk

Konten Redaksi Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Kecamatan Balaraja Ucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Konten Bersponsor Selasa, 25 Agustus 2026 | 05:09 WIB