Tak hanya di bidang akuntabilitas, Pemkot Tangerang juga menunjukkan langkah konkret dalam pengentasan kemiskinan. Dengan total anggaran sebesar Rp785 miliar, pemerintah daerah memfokuskan pada tiga program strategis: mengurangi beban pengeluaran masyarakat Rp595 miliar, meningkatkan pendapatan Rp9,7 miliar, dan mengurangi kantong kemiskinan Rp181 miliar.
“Program-program seperti Tangerang Cerdas, bantuan sosial tunai, dan perbaikan rumah tidak layak huni membuktikan hasil nyata yang dirasakan masyarakat,” tambah Herman.
Sementara itu, di sektor ekonomi, Pemkot Tangerang mencatat realisasi anggaran sebesar Rp12 miliar dari total Rp32,5 miliar, dengan investasi Rp12,58 triliun yang didominasi sektor industri karet, plastik, dan properti.
“Capaian ini menunjukkan bahwa sinergi antar-OPD dan akuntabilitas kinerja memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kota Tangerang. Setiap program yang dijalankan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Herman.
Dengan langkah terukur dan kolaborasi yang solid, Kota Tangerang terus menegaskan diri sebagai kota yang bukan hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkomitmen menghadirkan kesejahteraan nyata bagi seluruh warganya.