Selasa, 8 September 2026

Dari Sampah Jadi Rezeki, KIM Gerendeng Ubah Limbah Pasar Anyar Jadi Pelet Ikan Berkualitas!

BAGIKAN:
Dari Sampah Jadi Rezeki, KIM Gerendeng Ubah Limbah Pasar Any...
0
Dari Sampah Jadi Rezeki, KIM Gerendeng Ubah Limbah Pasar Anyar Jadi Pelet Ikan Berkualitas!

TANGERANG – Siapa sangka, tumpukan sampah organik di Pasar Anyar Kota Tangerang kini bisa berubah menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Gerendeng sukses melahirkan inovasi luar biasa dengan mengubah limbah organik menjadi pelet ikan berkualitas yang ramah lingkungan sekaligus membantu perekonomian para peternak lokal.

Inovasi kreatif ini tidak hanya menjawab persoalan sampah yang menumpuk di kawasan pasar tradisional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi komunitas peternak ikan di Kota Tangerang.

Ketua KIM Gerendeng, Pulo Hok Tjuan Wula Djana, menuturkan bahwa ide ini berawal dari keinginan untuk memanfaatkan potensi limbah organik agar tidak terbuang percuma dan justru bisa menjadi produk bernilai ekonomi.

“Tujuan kami memanfaatkan limbah sampah yang ada di Pasar Anyar karena kami pikir mempunyai nilai jual dan manfaat untuk komunitas peternak, khususnya di Kota Tangerang,” kata Hok Tjoan.

Tak hanya sekadar inovasi ramah lingkungan, produk pelet ikan buatan KIM Gerendeng juga menjadi solusi nyata bagi para peternak yang sering terkendala biaya pakan yang tinggi. Menariknya, proses pemesanannya pun sangat mudah.

Ia menerangkan, bagi para peternak yang ingin membeli pelet ikan tersebut, penyalurannya dapat dilakukan melalui pesan WhatsApp ke nomor 0877-8407-4500 atau dengan datang langsung ke lokasi produksi yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani RT 02, RW 04, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang.

Pelet hasil produksi KIM Gerendeng ini juga menawarkan kualitas unggul dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kelebihan pelet yang kami buat adalah produk pelet murah dengan harga terjangkau dan berkualitas. Pelet ramah lingkungan ini dijual dengan harga yang sangat kompetitif, yaitu Rp10 ribu per kilogram,” ucapnya.

Dengan langkah inovatif ini, KIM Gerendeng membuktikan bahwa pengelolaan sampah bisa menjadi sumber kebermanfaatan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Lewat kreativitas warga, sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber berkah—dan KIM Gerendeng telah menjadi bukti nyata bahwa solusi besar bisa lahir dari ide sederhana untuk peduli pada lingkungan sekitar.

Wali Kota Tangerang Gowes ke Kantor, Tegur Warga Pembakar Sampah di Tengah Perjalanan!
Artikel Selanjutnya

Wali Kota Tangerang Gowes ke Kantor, Tegur Warga Pembakar Sampah di Tengah Perjalanan!

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 10 Oktober 2025, 19:35 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Di Balik Layar @ceritangsel, Ada Minpam, Minde, dan Mincip yang Menemani Warga Tangerang Selatan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 Juli 2026 | 19:02 WIB

DLH Kota Tangerang Angkut 8.532 Ton Sampah Selama Libur Lebaran 1447 H

Konten Redaksi Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38 WIB

Pemkot Tangerang Lanjutkan Penertiban Pasar Sipon Jelang Idul Fitri

Konten Redaksi Jumat, 20 Maret 2026 | 19:15 WIB

Pemkot Tangerang Gelar Operasi Gabungan Bersihkan Pasar Jelang Idulfitri

Konten Redaksi Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB