Daftar isi [Tampilkan]
ثَلاثَةٌ لا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّوَجَلَّ وَعِزَّتِي لأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ
Artinya: “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak, yaitu: orang yang berpuasa sewaktu ia berbuka, imam atau pemimpin yang adil, dan doa dari orang yang teraniaya. Doanya itu dinaikkan Allah menembus awan dan dibukakan baginya pintu-pintu langit, serta firman Allah kepadannya: ‘Demi kemuliaan-Ku, Aku akan menolongmu, walau di belakang nanti’.(HR.
Tirmidzi).
Ketika seseorang berpuasa, ia berada dalam kondisi penuh pengabdian kepada Allah. Puasa adalah ibadah yang tidak hanya terlihat fisik, tetapi juga melibatkan kesungguhan hati dalam menahan hawa nafsu.
Oleh karena itu, doa orang yang berpuasa sangat istimewa dan mendapatkan perhatian khusus dari Allah SWT.
-
Allah Membuka Pintu Ampunan
Bulan Ramadhan adalah bulan pengampunan. Allah memberikan pengampunan dan rahmat besar bagi setiap amal ibadah di bulan ini.
Doa juga mendapatkan rahmat-Nya. Rasulullah SAW bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).