Daftar isi [Tampilkan]
-
Peningkatan Kualitas Ibadah
Selama bulan Ramadhan, umat Islam berusaha untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus.
Puasa juga mengendalikan diri dari dosa dan keburukan. Ini merupakan bentuk penyucian diri yang memungkinkan hati menjadi lebih bersih dan khusyuk dalam berdoa.
Saat hati dalam kondisi yang lebih bersih dan lebih dekat dengan Allah, doa menjadi lebih tulus dan khusyuk. Allah SWT berfirman:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya, Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku.
Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Q.S. Al-Baqarah : 186)
Dalam keadaan hati yang bersih, doa-doa kita lebih penuh harap, dan Allah lebih mudah mengabulkan permohonan kita.
-
Doa Orang yang Berpuasa Tidak Ditolak
Salah satu keutamaan besar bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadhan adalah doa mereka yang tidak ditolak. Rasulullah SAW bersabda :