Minggu, 4 Oktober 2026

Pemkot Tangerang Jemput Bola Skrining TBC dengan Portable X-ray untuk Tingkatkan Deteksi Dini

BAGIKAN:
Pemkot Tangerang Jemput Bola Skrining TBC dengan Portable X-...
0
Pemkot Tangerang Jemput Bola Skrining TBC dengan Portable X-ray untuk Tingkatkan Deteksi Dini

TANGERANG - Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu penyakit prioritas yang ditangani Pemerintah Kota Tangerang. Berbagai program rutin digalakkan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), seperti skrining TBC menggunakan aplikasi Ransel TBC, skrining pada populasi spesifik melalui kerja sama multisektor, hingga jejaring laboratorium untuk tes cepat molekuler.

Inovasi terbaru yang diterapkan adalah jemput bola dengan penggunaan portable x-ray.

Contohnya, pada kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Batusari, Kecamatan Batuceper, di Kampung Jimpitan, Kelurahan Batujaya, Jumat (20/9/24). Kepala Puskesmas Batusari, dr.

Achmad R. Miftah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan RS Sitanala yang memiliki portable x-ray dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Dalam skrining kali ini, kami berhasil menjangkau 105 warga yang merupakan kontak erat penderita TBC. Selain skrining menggunakan portable x-ray, warga juga menjalani wawancara, pemeriksaan kesehatan seperti cek darah, tensi, tinggi dan berat badan," ujar dr.

Achmad.

Jika ditemukan kasus positif setelah skrining, puskesmas akan melanjutkan investigasi kontak erat di rumah dan lingkungan sekitar, mencakup lima rumah di depan, belakang, kanan, dan kiri.

“Bagi warga yang terdeteksi positif, kami akan menjadwalkan pengobatan TBC dengan pemberian obat selama enam bulan, disertai evaluasi pada bulan kedua, kelima, dan keenam,” lanjutnya.

dr. Achmad juga menambahkan bahwa penanganan TBC di Kota Tangerang sudah didukung oleh fasilitas pengobatan di seluruh puskesmas, rumah sakit, dan klinik BPJS.

Selain itu, Kota Tangerang memiliki Kader Asmara TBC dan menyediakan makanan tambahan untuk pasien TBC. (*)

(red)

Upaya Bersama Tekan Angka Stunting: Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dan IDAI Gelar Pelatihan untuk Dokter Puskesmas
Artikel Selanjutnya

Upaya Bersama Tekan Angka Stunting: Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dan IDAI Gelar Pelatihan untuk Dokter Puskesmas

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 21 September 2024, 10:42 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB