"Tujuannya tidak hanya untuk decarbonisasi, tetapi juga untuk edukasi wisata dan peningkatan ekonomi. Mangrove ini bisa diolah menjadi makanan, minuman, dan lainnya," ujarnya.
Ratu Tatu Chasanah berharap bahwa program ini akan berkelanjutan dan tidak hanya selesai dalam setahun. "Ini tentunya akan menjadi peluang pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Serang," ucapnya.
Untuk tahap awal, mangrove akan ditanam di lahan seluas 100 hektare. "Kami akan bekerja sama dengan Sekda dan dinas terkait untuk menentukan lokasi yang tepat," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Legal Eksternal Affairs PT Chandra Asri Pasifik, Edi Riva'i, mengatakan bahwa program ini akan berlangsung cukup lama.
"Ini sejalan dengan program Chandra Asri Pasifik untuk menyelamatkan lingkungan dari bahaya abrasi dan bahaya lingkungan lainnya," ujarnya.
Edi Riva'i menambahkan bahwa penanaman mangrove akan dimulai di lahan seluas 100 hektare.
"Kami akan melakukan pemetaan lokasi yang tepat terlebih dahulu, kemudian memberikan dampak sebesar-besarnya kepada Kabupaten Serang dan lingkungan sekitarnya," ucapnya.
(her/red)