Senin, 7 September 2026

Mengatasi Pembengkakan Tangan: Penyebab dan Solusinya

BAGIKAN:
Mengatasi Pembengkakan Tangan: Penyebab dan Solusinya
0
Mengatasi Pembengkakan Tangan: Penyebab dan Solusinya

SERANG - Anda merasa cincin di jari Anda sudah tidak pas lagi, melihat tangan Anda membengkak dan merasa tidak nyaman, dan Anda mencoba mencari tahu apa yang menyebabkannya. Dalam beberapa situasi, kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti suhu lingkungan, aktivitas fisik, pola diet, penggunaan obat-obatan, atau kondisi kesehatan tertentu.

Penyebab yang paling sering ditemui adalah penumpukan cairan dalam jaringan lunak.

"Pembengkakan jaringan lunak atau edema tidak selalu menjadi penyebab utama. Hal ini bisa terjadi karena perubahan iklim atau perubahan dalam keseimbangan cairan tubuh," ujar Amy Kehl, seorang rematolog dari Saint John's Physician Partners di Santa Monica, California, dalam wawancaranya dengan Fox News Digital.

Sebagian besar pasien melaporkan beberapa tingkat pembengkakan jaringan lunak atau edema yang berhubungan dengan cuaca panas dan aktivitas fisik, menurut Kehl.

Perubahan dalam keseimbangan cairan juga bisa disebabkan oleh konsumsi garam yang berlebihan yang bisa menyebabkan pembengkakan pada tangan dan kaki.

"Selain itu, beberapa obat-obatan tertentu seperti obat untuk tekanan darah seperti amlodipin, steroid seperti Prednisone atau Medrol, dan terapi hormon bisa berkontribusi pada pembengkakan jaringan lunak di tangan dan kaki," tambah Kehl.

Kapan Anda perlu mencari bantuan medis?
Jika Anda melihat tangan dan kaki Anda membengkak dan tidak bisa kembali ke kondisi normal, atau jika pembengkakan pada tangan disertai dengan pembengkakan pada kaki dan ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.

"Pastikan Anda mendapatkan pemeriksaan yang tepat terkait fungsi ginjal dan jantung karena pembengkakan pada tangan dan kaki bisa menjadi indikator adanya gangguan pada ginjal, kehilangan protein dalam urine, dan gangguan jantung. Dokter mungkin akan melakukan tes fungsi ginjal, memeriksa urine, dan dalam beberapa kasus melakukan ekokardiogram," jelasnya.

Anda mungkin akan diberikan obat diuretik untuk menghilangkan kelebihan cairan jika terkait dengan gangguan jantung.

(red)

Metode Baru dalam Penanganan Batu Empedu: ERCP, Solusi Minim Invasif dengan Akurasi Tinggi
Artikel Selanjutnya

Metode Baru dalam Penanganan Batu Empedu: ERCP, Solusi Minim Invasif dengan Akurasi Tinggi

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 4 Juni 2024, 04:30 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Alzan Subhan: Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Memakai Produk Perawatan Kulit

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:25 WIB