Senin, 7 September 2026

Metode Baru dalam Penanganan Batu Empedu: ERCP, Solusi Minim Invasif dengan Akurasi Tinggi

BAGIKAN:
Metode Baru dalam Penanganan Batu Empedu: ERCP, Solusi Minim...
0
Metode Baru dalam Penanganan Batu Empedu: ERCP, Solusi Minim Invasif dengan Akurasi Tinggi

JAKARTA - Batu empedu, yang terbentuk dari ketidakseimbangan substansi seperti kolesterol dan garam empedu dalam empedu, dapat diatasi dengan berbagai cara, tergantung pada kondisi dan kebutuhan individu, menurut Irsan Hasan, seorang spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroenterologi hepatologi di RS Siloam MRCCC Semanggi.

Pasien disarankan untuk mengubah pola makan mereka, menghindari makanan tinggi lemak, kolesterol, dan makanan olahan. Dalam beberapa situasi, dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu melarutkan atau menghancurkan batu empedu, khususnya batu kolesterol yang lebih kecil.

Obat yang biasa digunakan termasuk Ursodeoxycholic acid (UDCA) dan Chenodeoxycholic acid (CDCA), meskipun proses ini mungkin memerlukan waktu yang lama dan tidak selalu berhasil.

Sebagai alternatif, terapi ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) menggunakan gelombang kejut untuk menghancurkan batu empedu menjadi fragmen yang lebih mudah dikeluarkan. Namun, metode ini biasanya hanya efektif untuk batu empedu yang lebih kecil dan tidak cocok untuk semua situasi.

Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) telah menjadi solusi populer untuk batu empedu karena memberikan diagnosis yang lebih akurat dan minim invasif dibandingkan dengan metode bedah lainnya.

ERCP digunakan untuk menghilangkan batu empedu yang tersumbat di saluran empedu. Prosedur ini melibatkan penggunaan alat endoskopi yang dimasukkan melalui mulut hingga ke saluran empedu, diikuti oleh penanganan batu dengan teknik seperti penghancuran batu atau pengangkatan dengan alat khusus.

ERCP adalah prosedur medis yang menggabungkan teknik endoskopi dengan radiografi untuk memeriksa dan mengobati masalah pada saluran empedu, hati, dan pankreas. Meskipun penggunaan ERCP masih terbatas, prosedur ini melibatkan penggunaan endoskop fleksibel yang dimasukkan melalui mulut.

Kamera di ujung endoskop memungkinkan dokter untuk memantau saluran empedu, hati, dan pankreas.

Dr. Irsan Hasan Ungkap Fakta tentang Batu Empedu: Penyebab, Jenis, dan Pentingnya Identifikasi yang Tepat
Artikel Selanjutnya

Dr. Irsan Hasan Ungkap Fakta tentang Batu Empedu: Penyebab, Jenis, dan Pentingnya Identifikasi yang Tepat

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 4 Juni 2024, 01:56 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Alzan Subhan: Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Memakai Produk Perawatan Kulit

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:25 WIB