Rabu, 7 Oktober 2026

Syndikat Oli Palsu Terbongkar: Polda Banten Gagalkan Operasi Ilegal Beromzet Miliaran Rupiah

BAGIKAN:
Syndikat Oli Palsu Terbongkar: Polda Banten Gagalkan Operasi...
0
Syndikat Oli Palsu Terbongkar: Polda Banten Gagalkan Operasi Ilegal Beromzet Miliaran Rupiah

SERANG - Unit Investigasi Khusus 1 Polda Banten telah berhasil membongkar kasus pidana yang melibatkan Perlindungan Konsumen dan/atau Perdagangan dan/atau Perindustrian. Kasus ini melibatkan produksi dan/atau perdagangan oli berbagai merek yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan atau diduga palsu.

Lokasi kegiatan ini adalah di Ruko Bizstreet Blok W08, Kec. Panongan, Kab. Tangerang, Prov. Banten dan gudang di Ruko Picaso Blok P04/08A, Citra Raya, Kab. Tangerang, Prov.

Banten.

Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, memimpin kegiatan ini bersama Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, AKBP Wiwin Setiawan, dan perwakilan PT. Astra Honda Motor.

Kombes Pol Didik Hariyanto, Kepala Bidang Humas Polda Banten, mengungkapkan bahwa Ditreskrimsus Polda Banten telah mengamankan pelaku tindak pidana Perdagangan atau Perindustrian. Pelaku ini memproduksi dan memperdagangkan oli berbagai merek yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar.

"Pada hari Selasa, 21 Mei 2024, sekitar pukul 16.00 WIB, di Ruko Bizstreet, telah terjadi dugaan tindak pidana Perdagangan atau Perindustrian. Pelaku memproduksi dan memperdagangkan oli berbagai merek yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan atau diduga palsu. Oli ini milik Bapak HB alias AYUNG, yang bertindak sebagai pemilik atau pemodal, dan dibantu oleh Bapak HW, yang bertindak sebagai penanggung jawab di lapangan," ungkapnya.

Didik menjelaskan modus operandi para pelaku.

"Para tersangka memproduksi dan memperdagangkan oli yang diduga palsu dengan berbagai merk. Bapak HW telah melakukan kegiatan ini sejak tahun 2023 dan sempat berhenti pada awal tahun 2024. Namun, pada April 2024, Bapak HW kembali berkolaborasi dengan Bapak HB sebagai pemodal untuk memproduksi atau memperdagangkan oli yang diduga palsu. Setiap hari, mereka mampu memproduksi oli berbagai merek sebanyak 10 drum dan menghasilkan 70 – 100 karton. Setiap karton berisi 24 botol, sehingga total produksi dalam sehari mencapai 2.400 botol. Oli ini diperdagangkan dengan harga Rp. 24.000/botol, sehingga dalam sehari, mereka mampu memperdagangkan 2.400 botol x Rp. 24.000 = Rp. 57.600.000/hari," jelasnya.

"Kegiatan ini telah berjalan selama 3 bulan dengan total omzet mencapai Rp. 5,2 M," tambahnya.

Kejahatan Industri: Pabrik Oli Palsu di Tangerang Terbongkar, Omzet Mencapai Rp 5,2 Miliar dalam Waktu Tiga Bulan
Artikel Selanjutnya

Kejahatan Industri: Pabrik Oli Palsu di Tangerang Terbongkar, Omzet Mencapai Rp 5,2 Miliar dalam Waktu Tiga Bulan

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 3 Juni 2024, 14:39 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Perkuat Sinergi, Lapas Bandanaira Hadiri Syukuran HUT ke-81 TNI

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 6 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

PN Bandung Tolak Praperadilan Wabup Indramayu, Status Tersangka Tetap Sah

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Tak Sekadar Catat Identitas, Lapas Cianjur Petakan Kebutuhan Warga Binaan

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Bongkar Sampai Akar! Mahasiswa Soroti 52 Juta Batang Rokok Ilegal di Merak

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:28 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB