Minggu, 4 Oktober 2026

Mata Bisa Bicara: Menyingkap Rahasia Psikopat Melalui Tatapan Mata

BAGIKAN:
Mata Bisa Bicara: Menyingkap Rahasia Psikopat Melalui Tatapa...
0
Mata Bisa Bicara: Menyingkap Rahasia Psikopat Melalui Tatapan Mata

SERANG - Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkapkan bahwa mata dapat menjadi jendela untuk melihat ke dalam jiwa seseorang, khususnya mereka yang memiliki ciri-ciri psikopat. Psikopat, meski bukan istilah resmi, sering digunakan untuk menggambarkan individu yang menunjukkan pola manipulasi dan kekerasan terhadap orang lain.

Menurut laporan dari Psych Central, para peneliti telah mempelajari perilaku visual yang berbeda di antara individu dengan ciri-ciri psikopat. Sebagai contoh, ketika orang pada umumnya melihat sesuatu yang mengganggu, pupil matanya membesar, yang merupakan refleksi dari sistem saraf simpatik tubuh.

Namun, sebuah penelitian pada tahun 2018 menemukan bahwa individu dengan ciri-ciri psikopat interpersonal-afektif menunjukkan penurunan respons pupil mata ketika mereka diperlihatkan gambar-gambar negatif. Studi lain juga menemukan berkurangnya pelebaran pupil di antara individu psikopat ketika mereka mendengarkan suara-suara negatif, seperti teriakan.

Peneliti juga menemukan bahwa individu dengan ciri-ciri psikopat cenderung menghabiskan waktu lebih lama untuk melihat foto yang menggambarkan emosi, seperti rasa sakit dan rasa malu. Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu dengan ciri-ciri psikopat melakukan lebih sedikit kontak mata dibandingkan dengan individu yang tidak memiliki ciri-ciri tersebut.

"Terkadang, individu dengan ciri-ciri psikopat menggunakan tatapan mata sebagai cara yang disengaja untuk mengendalikan dan mengintimidasi orang lain," kata Dr. Naomi Murphy, seorang konsultan dan psikolog forensik serta pendiri Octopus Psychology.

Namun, Dr. Murphy menegaskan bahwa asumsi bahwa semua individu dengan ciri-ciri psikopat memiliki tatapan mata yang menakutkan adalah keliru.

Meski tidak ada ciri-ciri spesifik dan pasti yang menjadi penanda 'tatapan psikopat', ada beberapa ciri umum yang diamati peneliti, antara lain: sikap dingin, tak ada empati, atau kasih sayang; mata yang lebar dengan lebih banyak bagian putih mata yang terlihat; lebih jarang berkedip; tatapan yang terasa mengancam; bagian hitam mata yang membesar; tatapan yang intens; dan kontak mata yang dilakukan lebih lama.

(red)

Pandai Bicara" dengan Alam: Solusi Atasi Kelelahan Digital
Artikel Selanjutnya

Pandai Bicara" dengan Alam: Solusi Atasi Kelelahan Digital

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 19 Mei 2024, 13:33 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Konten dari Pengguna Cerita Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Konten Redaksi Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Ancaman Kesehatan di Balik Kebiasaan Tidur Larut Malam yang Sering Diabaikan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:11 WIB