Minggu, 13 September 2026

DP3AKKB Banten Luncurkan Kampanye Pencegahan Seks Bebas untuk Mencegah Kehamilan yang Tidak Diinginkan dan Stunting

BAGIKAN:
DP3AKKB Banten Luncurkan Kampanye Pencegahan Seks Bebas untu...
0
DP3AKKB Banten Luncurkan Kampanye Pencegahan Seks Bebas untuk Mencegah Kehamilan yang Tidak Diinginkan dan Stunting

SERANG, DISTRIKBANTENNEWS.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten telah memulai kampanye di Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, dengan tujuan untuk mencegah perilaku seks bebas di kalangan remaja dan masyarakat setempat.

Kampanye ini bertujuan untuk mengurangi angka kehamilan yang tidak diinginkan, mencegah penyebaran penyakit yang berhubungan dengan kehamilan, dan mencegah stunting pada bayi.

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina, yang akrab disapa Nina, mengungkapkan hal ini saat memberikan edukasi tentang upaya pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan di Sentul, pada hari Selasa (14/5/2024).

Nina menekankan bahwa ada banyak risiko berbahaya yang dapat timbul dari seks pranikah, salah satunya adalah kehamilan yang tidak diinginkan.

“Untuk itu, remaja perempuan harus berani mengatakan tidak jika diajak berhubungan seks pranikah oleh teman atau pacar mereka. Begitu pula remaja laki-laki harus menghormati teman wanita atau pacar mereka dengan tidak mengajak atau memaksa berhubungan seks pranikah,” ujar Nina.

Selain kehamilan yang tidak diinginkan, Nina juga menambahkan bahwa seks pranikah dapat menimbulkan risiko penularan penyakit seperti HIV dan AIDS, kanker serviks, risiko kehamilan dan persalinan, aborsi, dan dampak psikologis seperti rasa malu, takut, rasa berdosa, dikucilkan, dan ketidakpastian masa depan.

Nina menegaskan bahwa untuk mencegah hal-hal tersebut, diperlukan peran serta dari orang tua, masyarakat, guru, dan pemerintah dalam memberikan pemahaman tentang bahaya seks bebas. “Bisa melalui penguatan iman dan takwa, memberikan pemahaman bahwa tugas utama remaja adalah belajar, bermain, dan melakukan aktivitas positif,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, Nina mengajak semua remaja di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang, untuk menjaga kesehatan reproduksi mereka.

Gubernur Banten Al Muktabar Berikan Orientasi Kerja kepada 1.108 Pegawai P3K: Meningkatkan Disiplin dan Inovasi dalam Pelayanan Publik
Artikel Selanjutnya

Gubernur Banten Al Muktabar Berikan Orientasi Kerja kepada 1.108 Pegawai P3K: Meningkatkan Disiplin dan Inovasi dalam Pelayanan Publik

Penulis: Mardiana Akin
Diterbitkan: 15 Mei 2024, 06:39 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Perbaikan Jalan di Kota Serang: Sudahkah Menyentuh Kebutuhan Masyarakat?

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 11 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rutan Marabahan Perkuat Komitmen Bersih Halinar Melalui Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Bersama APH

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 8 Mei 2026 | 14:37 WIB

Tanggap Bencana: Bupati Arfak Langsung ke Lokasi Banjir-Longsor

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta

Konten Redaksi Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:01 WIB