Jumat, 2 Oktober 2026

Revitalisasi Pertanian Kopi di Gunung Karang: Bangun Ekosistem Pertanian dan Bisnis Berkelanjutan

BAGIKAN:
Revitalisasi Pertanian Kopi di Gunung Karang: Bangun Ekosist...
0
Revitalisasi Pertanian Kopi di Gunung Karang: Bangun Ekosistem Pertanian dan Bisnis Berkelanjutan

PANDEGLANG, DISTRIKBANTENNEWS.COM - Setelah diresmikan oleh Pj Gubernur Banten dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Banten pada Minggu (26/11/2023) lalu, Imah Kopi Gunung Karang kini menjadi harapan hidup bagi para petani kopi yang berada di kaki Gunung Karang, tepatnya di Kampung Sanim, Balangendong, Kadu Kupa, Cinyurup dan Cieodeng, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang-Banten.

Imah Kopi ini menjadi destinasi menarik terutama bagi para pecinta kopi, karena menyajikan nuansa ngopi berlatar pegunungan yang sejuk, indah dan asri. ditambah dengan adanya galeri kopi membuat ngopi lebih istimewa.

Yang lebih menarik dari tempat ini adalah bagaimana pertanian mampu berkolaborasi dan berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi sehingga menciptakan ekosistem yang unik.

Revitalisasi Pertanian Kopi di Gunung Karang: Bangun Ekosistem Pertanian dan Bisnis Berkelanjutan
Galeri Kopi menampilkan informasi menarik seputar Kopi Banten, Foto: (DBN/Mardiana)

Melalui Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) Tri Sanghyang dalam program KSBI dan Dinas Pertanian Provinsi Banten, menciptakan wadah di mana kelompok-kelompok tani (petani kopi Banten) dan kelompok-kelompok pengusaha di level masyarakat saling bekerjasama Menitikan KM 0 Kopi Banten di Gunung Karang.

Program yang dicetus pada bulan September 2023 ini mampu memberdayakan kelompok Tani Sanghiyang Payung, dan Kelompok Tani Lawang Taji untuk mengolah lahan pertaniannya menjadi lebih produktif setelah menanam kisaran 28.000 pohon kopi dengan luas lahan kurang lebih 60 hektar dari total 116 hektar yang tersedia. Ini mengembalikan citra Gunung Karang sebagai titik 0 kilometer Kopi Banten.

Sistem penanaman yang baik dengan menggunakan model agroforestri melibatkan integrasi antara tanaman pokok semusim dengan berbagai jenis tanaman kayu atau tanaman lainnya yang memberikan manfaat yang beragam mengubah lahan perkebunan menjadi hutan produktif yang menyejukan.

Revitalisasi Pertanian Kopi di Gunung Karang: Bangun Ekosistem Pertanian dan Bisnis Berkelanjutan
Foto : (DBN/Mardiana)

Ada 3 jenis kopi yang menjadi tanaman pokok musiman dan dibudidayakan oleh masyarakat Juhut diantaranya: Liberika, Robusta dan Arabika. Kelompok ini juga menghasilkan kopi endemik yang dikenal dengan sebutan kopi Bakhir, kopi Babakhir, dan kopi leupeh lalay sebagai produk unggulan yang laku di pasaran.

Selain itu, Lembaga Ekonomi Masyarakat ini juga mengelola sistem peternakan domba dan memanfaatkan kotoran hewannya menjadi pupuk kompos trichoderma yang selain sebagai sumber pupuk alami bagi lahan mereka juga sebagai ladang penghasilan tambahan di mana hasil olahan pupuk dipacking juga diperjual belikan.

Pentingnya Mengajarkan Anak Tentang Investasi Sejak Dini
Artikel Selanjutnya

Pentingnya Mengajarkan Anak Tentang Investasi Sejak Dini

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Mei 2024, 00:26 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB