Ikuti Kami
Sabtu, 3 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Menguak Masyarakat Suku Banten Terkait Krakatau

Penulis: Redaksi
Sabtu, 27 Januari 2024 | 15:11 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Krakatau adalah salah satu gunung berapi paling terkenal di dunia, yang meletus secara dahsyat pada tahun 1883 dan menyebabkan bencana besar bagi masyarakat di sekitarnya. Salah satu daerah yang terkena dampak letusan Krakatau adalah Banten, sebuah provinsi di ujung barat Pulau Jawa yang memiliki sejarah dan budaya yang kaya.

Bagaimana letusan Krakatau mempengaruhi kehidupan dan perjuangan masyarakat suku Banten? Artikel ini akan mengulas beberapa aspek yang berkaitan dengan hal tersebut.

Banten adalah salah satu kerajaan Islam tertua di Nusantara, yang didirikan pada abad ke-16 oleh Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati, salah satu penyebar agama Islam di Jawa. Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682), yang berhasil memperluas wilayah dan mengembangkan perdagangan dengan berbagai negara.

Banten juga dikenal sebagai pusat penyebaran Islam dan ilmu pengetahuan, serta memiliki tradisi kesenian dan kebudayaan yang unik.

Namun, kejayaan Banten mulai meredup sejak akhir abad ke-17, ketika Belanda mulai mengintervensi urusan dalam negeri Banten dan memicu perang saudara antara Sultan Ageng dan putranya, Sultan Haji. Belanda kemudian berhasil menguasai Banten secara penuh pada tahun 1813, setelah mengalahkan Sultan Syaifuddin, cucu dari Sultan Ageng.

Banten kemudian menjadi bagian dari Hindia Belanda dan mengalami penindasan dan kemiskinan akibat sistem tanam paksa dan ekonomi liberal yang diterapkan oleh pemerintah kolonial.

Dampak Letusan Krakatau

Letusan Krakatau pada tanggal 26-27 Agustus 1883 adalah salah satu bencana alam terbesar yang pernah terjadi di bumi. Letusan ini menghasilkan suara yang terdengar hingga Australia dan Afrika, debu vulkanik yang menutupi atmosfer hingga menurunkan suhu global, dan gelombang tsunami yang mencapai ketinggian 30 meter dan menewaskan sekitar 36.000 orang di kawasan Banten dan Lampung.

Letusan ini juga menghancurkan sebagian besar pulau Krakatau dan meninggalkan tiga pulau kecil, yaitu Rakata, Sertung, dan Panjang.

Penulis: Redaksi
Sabtu, 27 Januari 2024 | 15:11 WIB
Artikel Selanjutnya

6 Cerita Mistis Seputar Gunung Krakatau

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Krisis Membangun Ruang Digital yang Sehat

Senin, 4 Mei 2026 | 17:31 WIB
↑ Kembali ke atas
Menguak Masyarakat Suku Banten Terkait Krakatau

Bagikan artikel ini melalui